KENDARI, INFOBOMBANA.ID – Memperingati Hari Santri Nasional, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan beras kepada santri di Kota Kendari.
Program penyaluran bantuan pangan tersebut menjangkau pondok pesantren di wilayah Kota Kendari.
Penyaluran ini menjadi momentum untuk mengapresiasi peran santri sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pokok dan operasional pangan di lingkungan pesantren.
Kepala Cabang IZI Perwakilan Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa kegiatan berbagi beras di momen Hari Santri Nasional ini merupakan wujud nyata kepedulian para donatur dan muzaki yang menyalurkan zakat, infak, maupun sedekahnya melalui IZI.
“Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, kami menyalurkan bantuan beras ini untuk mendukung pemenuhan gizi dan pangan para santri. Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat para santri dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an. Terima kasih kepada seluruh donatur yang terus memercayakan niat baiknya melalui IZI Sultra,” ujarnya.
Ia menambahkan, jangkauan penyaluran di titik pesantren di Kendari diharapkan dapat memberi manfaat langsung serta meringankan beban pengelola pondok pesantren.
Aksi sosial dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ini mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kanwil Kemenag Sultra).
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sultra, Dr. Abdul Rahman Jaya, S.S., M.Pd., menyambut baik inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh IZI Sultra.
Abdul Rahman Jaya menegaskan bahwa peran lembaga amil zakat seperti IZI sangat strategis dalam mendukung kesejahteraan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya di momen peringatan Hari Santri Nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada IZI Sultra atas kepeduliannya terhadap keberlangsungan pendidikan serta kesejahteraan para santri di momen Hari Santri Nasional ini. Penyaluran bantuan beras ke delapan pondok pesantren ini merupakan langkah nyata kolaborasi pengelolaan zakat yang tepat sasaran,” ungkap Abdul Rahman Jaya.
Ia juga berharap aksi sosial dan sinergi semacam ini dapat terus berlanjut guna menguatkan ekosistem pesantren serta pemberdayaan umat di Sulawesi Tenggara.














