InspirasiSastraSosial

Saat DDV Sultra Hadir, Tawa Anak Yatim Menggema di Hollywood Kendari

29
×

Saat DDV Sultra Hadir, Tawa Anak Yatim Menggema di Hollywood Kendari

Sebarkan artikel ini

Kendari, Infobombana.id – Lampu bioskop meredup. Layar raksasa di Bioskop Hollywood Kendari mulai menyala. Di antara kursi-kursi empuk yang biasanya diisi keluarga kelas menengah, Minggu siang itu, duduk 100 anak dengan latar hidup yang tak biasa, ada anak yatim, piatu, disabilitas, dan dhuafa. Bagi sebagian dari mereka, inilah kali pertama menonton film di bioskop.

Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulawesi Tenggara mengajak anak-anak “istimewa” itu menonton bersama film berjudul Teman Tegar Maira: Whisper from Papua. Sebuah film yang bercerita tentang persahabatan, keteguhan hati, dan kecintaan pada alam, salah satu tema yang terasa dekat dengan kehidupan mereka.

Sejak awal film diputar, tawa kecil, bisik kagum, hingga tepuk tangan spontan beberapa kali pecah. Ada anak yang tak bisa menyembunyikan rasa takjub melihat layar besar. Ada pula yang sesekali menoleh ke relawan, memastikan ini bukan mimpi yang akan segera usai.

Para relawan DDV Sultra duduk menyebar, mendampingi satu per satu anak. Mereka membantu anak disabilitas, menenangkan yang gelisah, dan ikut tertawa saat adegan lucu muncul. Suasana bioskop yang biasanya hening berubah menjadi ruang hangat penuh empati.

Film tentang Maira membawa anak-anak “berjalan” jauh ke Papua, menyusuri hutan, mengenal budaya, dan belajar tentang arti bertahan dalam keterbatasan. Pesan tentang persahabatan dan kelestarian alam mengalir tanpa terasa menggurui.

Kegiatan ini terwujud berkat kolaborasi DDV Sultra dengan Yayasan Alkhanza serta Asia Baru Kendari. Dukungan mereka bukan sekadar menyediakan tiket, tapi juga memastikan seluruh kebutuhan acara terpenuhi, agar anak-anak bisa menikmati hari itu tanpa rasa canggung.

“Kami ingin mereka merasa setara. Menonton film bukan cuma soal hiburan. Ini tentang membuka cakrawala, tentang merasakan bahwa mereka juga berhak atas pengalaman yang sama seperti anak-anak lain,” ujar PIC DDV Sultra,  Hassan Afif, di sela acara.

Menurutnya, kehadiran anak-anak disabilitas dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa ruang publik termasuk hiburan, harus ramah bagi semua.

Olehnya itu, Yayasan Alkhanza dan Asia Baru Kendari menyebut kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab sosial yang sederhana, tapi sangat bermakna. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang selama ini berada di pinggir perhatian.

Menjelang pulang, acara ditutup dengan foto bersama. Satu per satu anak menerima bingkisan dari Asia Baru Cake and Bakery. Senyum mereka merekah, ada yang memeluk bingkisan erat, seolah membawa pulang lebih dari sekadar hadiah.

Hari itu, anak-anak keluar dari Bioskop Hollywood Kendari dengan cerita baru. Tentang Maira. Tentang layar besar. Tentang perasaan yang dihargai.
Dan bagi DDV Sultra serta para mitra, hari itu menjadi pengingat: kepedulian kecil, bila dilakukan bersama, bisa menghadirkan kebahagiaan yang lama tinggal di ingatan anak-anak yang sering dilupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!