EkobisBeritaSosial

Bulog Bombana Pastikan Stok 4.000 Ton Beras dan 60.000 Liter Minyak Aman Jelang Ramadan dan Idulfitti

5
×

Bulog Bombana Pastikan Stok 4.000 Ton Beras dan 60.000 Liter Minyak Aman Jelang Ramadan dan Idulfitti

Sebarkan artikel ini
Kepala Bulog Kabupaten Bombana, Aang Fahri Drajat

Rumbia, Infobombana.id – Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dalam kondisi aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), termasuk menghadapi momentum Ramadan dan Idulfitri. Bulog menyatakan masyarakat tidak perlu panik terhadap isu kelangkaan maupun kenaikan harga bahan pokok.

Kepala Bulog Bombana, Aang Fahri Drajat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan cadangan beras sekitar 4.000 ton yang tersimpan di gudang dan siap disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, Bulog juga memiliki stok minyak goreng mencapai 60.000 liter dan gula sekitar 10 ton, yang masih akan ditambah secara bertahap.

“Untuk beras, stok kita sangat aman, sekitar 4.000 ton tersedia khusus di Bombana. Minyak goreng sekitar 60.000 liter, dan gula sekitar 10 ton. Ini masih akan kami tambah untuk menghadapi kebutuhan Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketersediaan stok tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang HKBN.

Selain memastikan stok, Bulog juga melakukan intervensi langsung di pasar melalui outlet pengendali inflasi yang berlokasi di Pasar Tadoha Mapaccing. Melalui outlet tersebut, masyarakat dapat membeli beras dan komoditas lain dengan harga yang terkendali.

“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Semua stok tersedia dan aman. Kami juga membuka outlet di pasar agar masyarakat bisa langsung membeli dengan harga stabil,” katanya.

Sementara itu, untuk distribusi minyak dan gula, Bulog masih menghitung biaya transportasi, terutama untuk pengiriman antarpulau yang memerlukan dukungan logistik tambahan. Bulog berharap pemerintah daerah dapat membantu menekan biaya distribusi agar harga tetap terjangkau.

“Kami berharap upaya ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bombana, baik dalam menjaga harga di tingkat petani maupun memastikan harga terjangkau di tingkat konsumen,” ujarnya.

Dengan kesiapan stok dan intervensi pasar yang telah dilakukan, Bulog optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan di Bombana tetap terjaga sepanjang periode HKBN.

Kini, Bulog Bombana juga terus menjalankan peran ganda, baik di tingkat produsen maupun konsumen. Di tingkat petani, Bulog aktif menyerap gabah untuk menjaga harga tetap stabil. Berdasarkan laporan yang dihimpun melalui penyuluh dan disampaikan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia, harga gabah di Bombana dalam beberapa pekan terakhir berada di atas Rp6.500 per kilogram, menunjukkan stabilitas di tingkat petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!