Scroll untuk baca artikel
       
BirokrasiSosial

Bombana Mantapkan Langkah Menuju Agrominapolitan

45
×

Bombana Mantapkan Langkah Menuju Agrominapolitan

Sebarkan artikel ini

Rumbia, infobombana.idKabupaten Bombana tak lagi sekadar memupuk mimpi. Dengan mengusung konsep Agrominapolitan, daerah ini bersiap menjelma menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, perikanan, dan kelautan yang terintegrasi. Langkah besar ini semakin mantap setelah digelarnya Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Aula Kantor Bappeda Bombana, Jumat (14/3/2025).

Kegiatan ini digelar dalam ramgka mengumpulkan masukan, saran, dan pendapat stakeholders terkait perencanaan pembangunan daerah di tahun 2026, dengan tema “Peningkatan Εkonomi Berbasis Agrominapolitan Didukung Infrastruktur dan SDM Berkualitas.” FKP ini juga menjadi fondasi dasar dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Bombana Tahun 2025-2029 sebagai upaya dalam mewujudkan visi yaitu “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.”

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., didampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., membuka forum tersebut. Mereka optimis bahwa Agrominapolitan bakal menjadi pilar utama dalam membangun Bombana yang lebih kuat.

Burhanuddin menekankan bahwa Bombana memiliki modal besar untuk sukses menjalankan konsep Agrominapolitan. Dengan tanah subur, hasil pertanian melimpah, dan laut kaya sumber daya, kini saatnya Bombana bergerak dengan segala potensi yang ada.

“Potensi Agrominapolitan di Bombana sangat besar. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah, produk pertanian unggulan, dan hasil perikanan berkualitas. RKPD 2026 ini akan memaksimalkan potensi tersebut secara berkelanjutan,” ujar Burhanuddin.

Bupati juga menyoroti pentingnya menggabungkan kekuatan SDM dan infrastruktur untuk mempercepat langkah ini. Kata Burhanuddin, petani di Bombana harus cakap teknologi, nelayan juga harus paham strategi pasar, dan pemerintah memastikan jalan mulus, irigasi lancar, serta fasilitas perikanan memadai. Itulah cara membangun Agrominapolitan yang diinginkan Pemkab Bombana saat ini.

“Melalui forum ini, kita ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat. SDM yang mumpuni dan infrastruktur yang baik akan mempercepat konektivitas, memudahkan petani dan nelayan mengakses pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Infrastruktur Jadi Kunci

Bukan hanya bicara konsep, Burhanuddin membeberkan beberapa rencana konkret yang akan dilakukan Pemkab Bombana:

  • Jalan Tani: Mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar lokal dan regional.
  • Irigasi Modern: Menghadirkan teknologi irigasi terkini demi pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
  • Fasilitas Perikanan: Membangun sentra pengolahan ikan serta memperkuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk menunjang kesejahteraan nelayan.

Burhanuddin mengingatkan agar jangan sampai hasil pertanian bagus, tapi malah terkendala oleh rusaknya jalan. Jangan sampai pula hasil laut melimpah, namun tak ada fasilitas penyimpanan. Permasalahan inilah yang benar-benar akan diatasi.

Pembahasan agrominapolitan ini pun lebih dari sekadar perencanaan teknis. Forum ini juga menekankan pentingnya keterlibatan publik. Oleh karena itu, Burhanuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, akademisi, hingga pelaku UMKM, untuk menyuarakan gagasan mereka.

“Kami di pemerintahan tidak bisa bergerak sendiri. Suara masyarakat adalah kompas. Saya ingin RKPD 2026 ini benar-benar mencerminkan kebutuhan rakyat Bombana,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!