Scroll untuk baca artikel
       
BeritaSosial

Cepat Tanggap, DMC Dompet Dhuafa Sultra Dirikan Pos Hangat untuk Penyintas Kebakaran di TPA Puuwatu

23
×

Cepat Tanggap, DMC Dompet Dhuafa Sultra Dirikan Pos Hangat untuk Penyintas Kebakaran di TPA Puuwatu

Sebarkan artikel ini

Kendari, infobombana. id Bencana kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Kota Kendari, pada 14 Februari 2025. Insiden yang diduga akibat korsleting listrik ini menghanguskan 26 unit rumah, memaksa ratusan warga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Merespons kejadian tersebut, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat dengan menerjunkan relawan dan mendirikan Pos Hangat di lokasi kebakaran sehari setelah kejadian, tepatnya pada 15 Februari 2025. Pos ini menjadi pusat bantuan bagi para penyintas, menyediakan makanan, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial bagi mereka yang terdampak.

Penambahan Relawan untuk Maksimalkan Bantuan

Pada awalnya, tiga relawan diterjunkan ke lokasi. Namun, melihat kebutuhan di lapangan yang semakin besar, jumlahnya ditingkatkan menjadi 14 relawan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan lebih optimal dan mencakup berbagai aspek pemulihan pasca-bencana.

“Sejak awal kejadian hingga saat ini, kami dari Dompet Dhuafa telah siaga di lokasi, mendirikan Pos Hangat, dan melakukan berbagai aksi tanggap darurat. Melihat kebutuhan di lapangan semakin meningkat, kami menambah jumlah relawan agar dapat membantu lebih banyak penyintas,” ujar Hasfil, Koordinator Relawan DMC Dompet Dhuafa Sultra.

Tim yang diterjunkan terdiri dari berbagai spesialisasi, antara lain:

  • Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) – memberikan layanan medis bagi penyintas.
  • Tim Respon Darurat Pendidikan (RDP) – membantu anak-anak tetap mendapatkan aktivitas edukatif.
  • Tim Umum – mendukung berbagai kebutuhan logistik dan koordinasi bantuan.

Bantuan yang Diberikan: Lebih dari Sekadar Makanan dan Obat-obatan

Selain menyediakan pemeriksaan kesehatan dan makanan siap saji, relawan di Pos Hangat juga menggelar berbagai kegiatan pemulihan, seperti:

  • Assessment kondisi penyintas untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak.
  • Psychological First Aid (PFA) guna membantu penyintas, terutama anak-anak dan lansia, menghadapi trauma pasca-kebakaran.
  • Pos Ceria untuk Anak-anak, agar mereka tetap mendapat ruang bermain dan hiburan.
  • Aksi Clean Up, membersihkan area terdampak untuk meminimalisir risiko kesehatan.

Dukungan Berkelanjutan bagi 128 Penyintas

Berdasarkan hasil assessment, sebanyak 128 jiwa dari 48 Kepala Keluarga (KK) kini mengungsi, dengan 8 lansia dan 25 bayi di antaranya berada dalam kondisi rentan. Sebagian besar dari mereka tinggal di tenda darurat, sementara lainnya mengungsi ke rumah keluarga.

Dompet Dhuafa Sultra terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan para penyintas mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung aksi kemanusiaan ini. Bantuan dari berbagai elemen masyarakat sangat berarti bagi para korban kebakaran di TPA Puuwatu,” tutup Hasfil.

Bagi masyarakat yang ingin turut membantu, donasi dan dukungan dapat disalurkan melalui Dompet Dhuafa Sultra. Bersama, kita bisa bangkitkan kembali harapan para penyintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!