Kendari, infobombana.id – Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara (Sultra) bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda RT 25 RW 9, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Rabu malam (13/2/2025).
Dalam upaya tanggap darurat, tiga personel Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) diterjunkan ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan assessment awal.
Komandan Lapangan DDV, Hasan Zulhijah, melaporkan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan setidaknya 26 bangunan yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga (KK)
“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang ada, dan banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka,” ujar Hasan.
Sebagai langkah lanjutan, Dompet Dhuafa Sultra akan menambah jumlah personel pada Sabtu 15 Februari 2025 untuk memperluas aksi kemanusiaan. Beberapa bentuk bantuan yang akan diberikan meliputi pendirian pos hangat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan Psychological First Aid (PFA) guna membantu pemulihan trauma bagi para korban.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu para korban. Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian, kami juga akan memberikan dukungan psikologis agar mereka bisa pulih dari trauma,” tambah Hasan.
Saat ini , lanjut Hadan, warga terdampak kebakaran mengungsi di tempat yang lebih aman, sementara Dompet Dhuafa Sultra terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.
Olehnya itu, Dompet Dhuafa Sultra juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu para korban kebakaran. Bantuan dapat berupa uang, pakaian, makanan, maupun kebutuhan pokok lainnya.
“Kami berharap uluran tangan dari seluruh masyarakat dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Hasan.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat menghubungi Dompet Dhuafa Sultra melalui nomor telepon resmi atau mengunjungi kantor Dompet Dhuafa terdekat.
“Setiap bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi para korban. Mari kita tunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” tutup Hasan.