BirokrasiSosial

DPMD Bombana Perkuat Disiplin Kerja dan Dorong Ekonomi Desa Lewat Program Strategis

4
×

DPMD Bombana Perkuat Disiplin Kerja dan Dorong Ekonomi Desa Lewat Program Strategis

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Kabupaten Bombana semakin serius mendorong tata kelola desa yang profesional dan ekonomi kerakyatan yang produktif. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bombana, Hamlin, S.Pd., M.Si, dalam rapat internal bersama seluruh pejabat dan staf Dinas PMD, Rabu (25/2/2026), di kantor dinas setempat.

Dalam arahannya, Hamlin menegaskan pentingnya disiplin kerja, tata kelola organisasi yang rapi, dan percepatan pelaksanaan program strategis di tingkat desa. Ia menekankan agar setiap unit bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (TUSI) masing-masing.

“Disiplin kerja, tata kelola administrasi yang tertib, serta komunikasi publik yang baik menjadi fondasi utama dalam mendukung kinerja Dinas PMD. Semua bidang harus bergerak sesuai peran dan tanggung jawabnya,” kata Hamlin.

Sekretariat: Kedisiplinan dan Lingkungan Kerja yang Profesional

Hamlin mengarahkan Sekretariat untuk fokus pada penguatan kedisiplinan aparatur, pengelolaan administrasi, dan penataan lingkungan kerja. Jadwal apel harian, mekanisme buka-tutup kantor, hingga kebersihan halaman menjadi perhatian utama. Penyesuaian jam kerja selama Ramadan juga diatur sesuai surat edaran yang berlaku.

“Lingkungan kerja harus tertata dengan baik, baik di dalam ruangan maupun di luar kantor. Penataan halaman kantor juga perlu diperhatikan agar tetap representatif,” ujarnya.

Nilai religius juga dioptimalkan, dengan pelaksanaan sholat berjamaah tepat waktu bagi seluruh staf. Selain itu, Hamlin mendorong pengelolaan media sosial dinas secara profesional untuk publikasi kegiatan dan program.

“Media sosial harus dikelola secara profesional melalui pembentukan tim kerja khusus agar publik dapat mengetahui program dan kegiatan dinas secara transparan,” jelasnya.

Percepatan Administrasi Desa

Bidang Pemerintahan Desa juga menjadi fokus. Hamlin mendorong percepatan pendampingan penyusunan APBDes agar selesai tepat waktu, serta pengaturan teknis Pilkades dan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) yang sesuai regulasi.

“Administrasi aparatur desa harus ditata dengan baik. Pembinaan terhadap perangkat desa perlu terus ditingkatkan agar tata kelola pemerintahan desa semakin profesional,” tegas Hamlin.

Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kerakyatan

PMD Bombana menitikberatkan pada penguatan ekonomi desa melalui program One Village One Product (OVOP), pemetaan produk unggulan tiap desa, dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sinkronisasi dengan program Koperasi Desa Merah Putih menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang penting.

“Setiap desa harus memiliki produk unggulan yang bisa dikembangkan. Ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” kata Hamlin.

Koordinator fungsional dan staf berperan memberikan pendampingan teknis, menyederhanakan regulasi desa agar mudah dipahami, serta mendukung pengembangan produk unggulan di lapangan.

“Seluruh regulasi terkait desa seperti APBDes, Pilkades, maupun BUMDes harus diterjemahkan menjadi materi pendampingan yang mudah dipahami oleh perangkat desa,” ujarnya.

Selain itu, staf diharapkan aktif menyuplai konten edukatif melalui tim media sosial dinas. Hamlin menekankan sinergi antarbidang sebagai kunci keberhasilan program pemberdayaan desa di Bombana.

“Sinergi antarbidang sangat penting. Dengan kerja yang disiplin dan terukur, kita harapkan program pemberdayaan desa di Kabupaten Bombana dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Hamlin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!