BirokrasiBeritaParlementaria

Genjot Ketahanan Pangan Daerah, Sekretariat DPRD Bombana Tak Hanya Jago Urus Rapat, Kini Panen Perdana

13
×

Genjot Ketahanan Pangan Daerah, Sekretariat DPRD Bombana Tak Hanya Jago Urus Rapat, Kini Panen Perdana

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Sekretariat DPRD Kabupaten Bombana ikut turun ke kebun. Tak sekadar mengurusi agenda rapat dan administrasi legislatif, lembaga pendukung kerja wakil rakyat itu kini memanen hasil Kebun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mereka kelola di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Jumat (30/1/ 2026).

Panen perdana tersebut menjadi penanda keterlibatan Sekretariat DPRD Bombana dalam agenda ketahanan pangan daerah yang selama ini identik dengan sektor teknis pertanian. Melalui kebun OPD, birokrasi legislatif mencoba mengambil peran lebih konkret dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif dan kemandirian pangan lokal.

Kebun OPD Sekretariat DPRD Bombana dirancang sebagai ruang produktif yang menggabungkan fungsi edukasi, pemberdayaan aparatur, serta kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan pangan. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar, menciptakan pola kerja kolaboratif antara aparatur pemerintahan dan warga dalam mengelola potensi lokal.

Ketgam: Panen perdana Kebun OPD Sekretariat DPRD Bombana di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Satu jenis tanaman yang dipanen adalah jagung. (FOTO: DOK DPRD BOMBANA)

Sekretaris DPRD Kabupaten Bombana, Kalvarios Syamruth, SH., MH, mengatakan ketahanan pangan tidak bisa dibebankan semata kepada dinas teknis. Dukungan lintas sektor, termasuk dari lingkungan legislatif, diperlukan agar program tersebut tidak berhenti pada tataran kebijakan.

“Panen perdana ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan birokrasi sendiri. Harapannya, ini dapat memotivasi masyarakat dan petani untuk terus mengembangkan pertanian yang berkelanjutan,” kata Kalvarios di sela kegiatan.

Menurutnya, keberadaan kebun OPD di lingkungan Sekretariat DPRD diharapkan menjadi contoh bahwa institusi pemerintahan dapat berperan langsung dalam mendorong kemandirian pangan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi.

Panen perdana ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi petani lokal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Dengan pengelolaan lahan yang optimal serta pendampingan berkelanjutan, sektor pertanian dinilai tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian Bombana.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan, melalui program Kebun OPD Sekretariat DPRD, komitmen pembangunan ketahanan pangan berbasis potensi lokal terus diperkuat. Ke depan, model serupa diharapkan dapat direplikasi oleh OPD lain sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!