Scroll untuk baca artikel
       
BerandaHeadlineWisata

Juara di Pawai Defile, Kabaena Selatan Tonjolkan Sosok Waipode Sangia Wita 

101
×

Juara di Pawai Defile, Kabaena Selatan Tonjolkan Sosok Waipode Sangia Wita 

Sebarkan artikel ini

 

Rumbia, infobombana.id- Pemerintah Kecamatan Kabaena Selatan berhasil merebut juara 1 (satu) tingkat kecamatan se-Kabupaten Bombana dalam agenda pawai defile menjelang peringatan HUT Bombana Ke 21 Tahun 2024, Kamis (12/12/2024).

Prestasi ini diraih setelah tampil memukau dengan menonjolkan corak budaya yang kaya akan filosofi. Dimana, peserta defile kecamatan ini hadir lengkap, mulai dari camat dan ibu camat, para kepala desa dan perangkatnya. Mereka dinilai cukup menarik perhatian para dewan juri dan juga masyarakat yang menyaksikan perfoma defile ini sepanjang perjalanan pawai.

Defile Kecamatan Kabaena selatan tampak unik dengan memamerkan desain unik yang ditampilkan oleh seorang gadis mengenakan gaun coklat bersayap, seolah menggambarkan sosok peri yang turun dari khayangan. Kontingen defile ini juga dipandu oleh sosok Puteri Pariwisata Bombana Tahun 2018 yang hadir mengenakan gaun hitam.

Pantas saja, kreasi mereka mendapatkan penghargaan spesial dari para juri. Ternyata, ada makna yang tersirat atas apa yang mereka pamerkan di ajang pawai defile sekaligus pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) jelang HUT Bombana ke-21.

Hidayat menjelaskan bahwa terdapat makna yang tersirat dari penampilan defile Kecamatan Kabaena Selatan. Kata dia, penampilan gaun coklat bersayap layaknya sang peri menggambarkan penampilan seorang gadis (Waipode) Sangia Wita di pulau Kabaena yang turun dari khayangan.

“Tema dari penampilan kami kali ini ialah tentang Waipode Sangiawita yang turun dari khayangan di Pulau Kabaena,” ujarnya.

Pihaknya terinspirasi dengan cerita sosok gadis yang kerap turun di Gunung Sangia Wita, tepatnya di area pelataran panggung budaya di pegunungan Desa Tangkeno atau yang dikenal Negeri Diawan.

Aura kehadiran sosok Waipode Sangia Wita akan dirasakan bahkan terlihat bagi kaum paranormal, utamanya di setiap momen hajatan tahunan seperti Festival Budaya atau saat masyarakat zaman dahulu mengadakan ritual adat penyembuhan melalui sebuah tarian Lumense. Sebuah tarian yang dilakukan dengan memotong pisang.

Di zaman sekarang, kehadirannya pun  bahkan disaksikan langsung oleh warga ketika terdapat salah satu dari penari Lumense yang keliru memperagakan tarian Lumense yang sesungguhnya.  Ia akan masuk merasuki tubuh sang penari hingga tampil misterius bahkan menakutkan.

Pantauan media Infobombana.id, di setiap momentum hajatan tahunan maupun nasional, Kabaena Selatan memang tak mau ketinggalan bahkan tak pernah salah turun gunung saat mengikuti ragam iven. Dibawah kendali Camat Syamsul Hidayat atau yang dikenal dengan julukan Boss C itu, Kabaena Selatan selalu saja unggul lantaran perhatiannya yang cukup besar terhadap masalah sekecil apapun ketika hendak tampil.

Untuk diketahui, Pawai defile menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana ke-21, baru saja digelar di wilayah ibu kota kabupaten, pada Kamis (12/12/2024) Acara yang digelar cukup meriah ini diikuti oleh sekuruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 22 Kecamatan se-Kabupaten Bombana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!