
Kabaena, Infobombana.id – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 02 Bombana semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Kabupaten Bombana. Terletak di Jalan Pondok Indah Lere,ea, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, sekolah ini tidak hanya dikenal karena prestasi akademiknya, tetapi juga karena dedikasi para pendidiknya dalam mencetak generasi unggul.
Di bawah kepemimpinan Drs. Larinda, SMA Negeri 02 Bombana berhasil meraih akreditasi A dengan Nomor SK Akreditasi pada tanggal 14 Agustus 2016. Sebuah pencapaian yang mencerminkan standar pendidikan tinggi yang diterapkan di sekolah ini. Dengan jumlah siswa mencapai 450 orang, sekolah ini menjadi pusat pendidikan di wilayah Kabaena, khususnya di Kecamatan Kabaena, Kabaena Barat, Kabaena Selatan, dan Kabaena Utara.
Perjalanan Sejarah SMA Negeri 02 Bombana
Mengacu pada data Kemendikbud RI, SMA Negeri 02 Bombana berdiri pada 5 Mei 1992 dengan Surat Keputusan Operasional No. 0216/O/1992. Pada awalnya, sekolah ini masih dinamai SMA Negeri 1 Kabaena dan berada di bawah wilayah administrasi Kabupaten Buton, mengingat saat itu Bombana belum dimekarkan menjadi kabupaten sendiri.
Baru pada tahun 2003, setelah Bombana resmi menjadi daerah otonomi baru (DOB), sekolah ini mendapatkan nomenklatur baru sebagai SMA Negeri 02 Bombana. Pergantian nama itu pun diperoleh setelah usia sekolah tersebut mencapai dua dekade dtau diatas tahun 2010-an
Di masa awal berdirinya, sekolah ini dipimpin oleh Masudin, yang meski dihadapkan dengan keterbatasan sarana dan prasarana, Masudin dan para guru tetap berupaya membangun sistem pendidikan yang kuat. Di masa ini pula peran Larinda masih berstatus sebagai guru biasa yang terus saja berkiprah menyalurkan ilmunya ke para siswa. Namun, era kebangkitan SMA Negeri 02 Bombana dimulai ketika kepemimpinan beralih ke tangan Larinda pada tahun 2004 silam.
Ketika pertama kali menjabat sebagai kepala sekolah, Drs. Larinda menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari infrastruktur hingga efektivitas proses belajar mengajar. Namun dengan dedikasi tinggi, ia membawa berbagai perubahan signifikan, baik dalam aspek akademik maupun pembangunan fisik sekolah.
Di bawah kepemimpinannya, kedisiplinan menjadi nilai utama yang ditanamkan, tidak hanya kepada siswa tetapi juga kepada para guru dan staf pengajar. Berkat ketegasan dan kerja kerasnya, SMA Negeri 02 Bombana mulai menorehkan berbagai prestasi serta menjadi institusi pendidikan yang melahirkan ribuan lulusan berkualitas. Tak kalah menariknya, banyak dari alumni sekolah ini yang kemudian kembali sebagai tenaga pengajar, menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara sekolah dan para lulusannya.
Kepemimpinan Drs. Larinda bisa dikatakan telah melegenda di SMA Negeri 02 Bombana. Dengan segudang pencapaiannya, ia terus mendapat kepercayaan untuk memimpin sekolah ini dan membawa pendidikan di Bombana ke tingkat yang lebih tinggi.
Masa kepemimpinan Larinda terus saja berlanjut hingga masuk pada tahun 2016. Dimana sebelumnya, SMAN 02 Bombana belum mendapatkan nilai akreditasi A. Predikat itu pun di peroleh tepat di momentum akhir periode pertama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bombana, H. Tafdil-Masyhura Ila La Damay, di tahun 2016.
Sejak saat itu, semangat Larinda bersama para guru semakin agresif dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah itu. Mengawali periode kedua Bupati dan Wakil Bupati Bombana, H. Tafdil yang berpasangan dengan Johan Salim, sekolah ini terus bangkit meski situasi mengecam ketik diperhadapkan dengan Covid-19. Mau tidak mau, sekolah ini juga wajib mengikuti standar protokol kesehatan yang tentu saja mengalihkan sistem pembelajaran ke ranah virtual alias daring.
Proses belajar melalui cara ini berlangsung cukup lama hingga memasuki penghujung karir Larinda pada tahun 2021 lalu. Ia digantikan oleh Lasadia (Alm). Di masa itu, Almarhum Lasadia telah benar-benar tampil visioner mengerahkan segala kemampuannya demi perkembangan di sekolah itu. Namun sayangnya, masa kepemimpinannya harus terhenti di penghujung tahun 2022 atas berpulangnya ke Rahmatullah.
Kala itu, nuansa haru menyelimuti SMAN 02 Bombana. Para guru dan siswa tampak begitu berat melepas kepergian Lasadia, yang telah begitu ramah dan pandai dalam menghadapi semua persoalan. Kepergiannya pun begitu berat dirasakan bagi ribuan alumni yang telah menganyam pendidikan di sekolah itu.
Sejak kepergian Lasadia, pucuk pimpinan di sekolah ini diambil alih oleh Masroyan. Seorang guru tampan yang juga telah lama meniti karir sebagai pendidik yang profesional. Masroyan dikenal sebagai guru yang gemar dengan karakter humorisnya. Setiap siswa yang bertemu dengannya pasti akan berekspresi senyum lantaran sosoknya yang kerap menebar senyuman. Tapi jangan salah, sosok guru yang satu ini cukup ditakuti ketika siswa membuat kesalahan.
Pada Tahun 2024, Drs. Larinda kembali ditempatkan sebagai pimpinan di SMA Negeri 02 Bombana. Ia kembali menjabat setelah sebelumnya ia diberi amanah untuk menjadi kepala sekolah di SMA Negeri 08 Bombana. Salah satu SMA Negeri yang berlokasi di Desa Lengora Selatan, Kecamatan Kabaena Tengah, Bombana.
Disana, Larinda telah menggunakan waktunya sebaik mungkin untuk mendorong peningkatan kulitas mutu pembelajaran yang efektif. Ia pun menjabat di sekolah tersebut sejak tahun 2021 dengan penuh semangat hingga ia kembali menjadi kepala sekolah di SMAN 02 Bombana.
Fasilitas dan Tenaga Guru di SMA Negeri 02 Bombana
Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Bombana, SMA Negeri 02 Bombana terus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas. Didukung oleh berbagai fasilitas modern serta tenaga pengajar profesional, sekolah ini menjadi pilihan bagi para siswa yang ingin meraih pendidikan terbaik.
Guna memastikan proses belajar-mengajar berjalan optimal, SMA Negeri 02 Bombana dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, di antaranya:
- 18 ruang kelas belajar, menciptakan suasana belajar yang kondusif.
- 3 laboratorium IPA, tempat siswa melakukan eksperimen ilmiah secara langsung.
- 1 laboratorium komputer, untuk meningkatkan literasi digital siswa.
- 1 perpustakaan, dengan koleksi buku yang lengkap guna menunjang wawasan akademik.
- 1 ruang OSIS, sebagai pusat kegiatan organisasi siswa.
- 1 ruang UKS, untuk layanan kesehatan siswa.
- 1 ruang bimbingan konseling (BK), membantu siswa dalam pengembangan diri dan pemecahan masalah.
- 1 mushola, sebagai sarana ibadah dan pembinaan karakter religius.
- Fasilitas sanitasi yang memadai, termasuk 11 toilet untuk siswa dan 2 toilet untuk guru.
- 1 rumah dinas guru, mendukung kesejahteraan tenaga pendidik.
Saat ini, sekolah ini menampung kurang lebih 450 siswa dengan bimbingan 36 guru profesional dan didukung 4 tenaga tata usaha yang memastikan kelancaran administrasi sekolah.
Prestasi dan Kegiatan Ekstrakurikuler
Tidak hanya unggul dalam akademik, SMA Negeri 02 Bombana juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi. Berbagai perlombaan tingkat kabupaten hingga nasional telah diikuti, menghasilkan banyak siswa berprestasi yang mengharumkan nama sekolah. Beberapa ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa antara lain:
- Olahraga (sepak bola, voli, badminton, dan lainnya)
- Seni dan budaya (teater, tari, dan paduan suara)
- Karya Ilmiah Remaja
- Pramuka, Paskibra, dan PMR
- Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
Dengan berbagai kegiatan ini, SMA Negeri 02 Bombana memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan bakat serta membentuk karakter yang tangguh dan disiplin.
Masa Depan Cerah bagi Generasi Penerus
Sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, SMA Negeri 02 Bombana berperan penting dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi. Dengan dukungan fasilitas modern dan tenaga pengajar berkualitas, sekolah ini siap melahirkan lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
SMA Negeri 02 Bombana bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga wadah bagi siswa untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi gemilang. Dengan visi dan misi yang kuat, sekolah ini terus menjadi kebanggaan masyarakat Bombana, khususnya warga Kabaena dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul.
Tulisan ini diserap dari beberapa sumber terpercaya yakni Kemendikbud RI, Narasumber Utama, Drs. Larinda, dan laman website SMAN 02 Bombana