
Jakarta, infobombana.id – Suasana penuh haru dan semangat optimisme menyelimuti Kabupaten Bombana setelah momen bersejarah terjadi di Istana Negara, Jakarta. Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, secara resmi mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025-2030, usai dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto.
Momentum sakral ini dihadiri berbagai tokoh penting, salah satunya Ketua DPRD Bombana, Iskandar, S.P., yang turut menjadi saksi atas pelantikan kepemimpinan baru di daerahnya. Dengan wajah penuh kebanggaan, Iskandar menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan awal baru bagi Bombana menuju era yang lebih maju dan sejahtera.
“Pelantikan ini bukan hanya membahas soal seremoni, tapi merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Kami di DPRD Bombana siap bersinergi dengan Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan Bombana yang lebih baik, lebih progresif, dan lebih sejahtera,” ungkapnya.
Usai prosesi pelantikan, suasana penuh kehangatan menyelimuti ruangan. Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang baru tampak sumringah menerima ucapan selamat dari berbagai kalangan. Di sana, sebuah momen spesial hadir dari luapan rasa bangga dan bahagia dari sang Ketua DPRD Bombana, Iskandar, yang selama ini menjadi rekan perjuangan mereka, utamanya di ajang Pilkada 2024.
Rangkulan bahagia serta jabat tangan antara pimpinan DPRD dan Bupati Bombana cukup menjadi sebuah perhatian. Bisikan hangat itu pun seolah menjadi pertanda bahwa keduanya bakal menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk Bombana.
Di samping itu, keakraban yang terjalin antara Iskandar, Burhanuddin, dan Ahmad Yani semakin menegaskan bahwa harmoni antara eksekutif dan legislatif akan menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan.
“Kami memiliki satu tujuan yang sama, membawa Bombana ke level yang lebih tinggi. Tidak ada lagi sekat-sekat politik. Yang ada adalah kolaborasi untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Ahmad Yani dengan penuh semangat.
Momentum pelantikan ini pula menjadi simbol dari persatuan dan sinergi yang akan menjadi kekuatan utama dalam menjalankan pemerintahan yang efektif.
PKB Bombana, Garda Terdepan dalam Mengawal Pemerintahan Baru
Sebagai partai pengusung utama, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya pasangan Burhanuddin-Yani. PKB menegaskan kesiapannya untuk mendukung serta mengawal jalannya pemerintahan, terutama dalam merealisasikan program 100 hari pertama pasca pelantikan.
Ketua DPC PKB Bombana yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD, Iskandar, menegaskan bahwa partainya akan menjadi garda terdepan dalam memastikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada rakyat dapat diimplementasikan dengan nyata.
“Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Bombana yang mendambakan perubahan. PKB akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap sejalan dengan aspirasi masyarakat. Program 100 hari pertama harus berjalan sesuai rencana, tanpa hambatan,” tegasnya.
Iskandar juga menegaskan bahwa kemenangan pasangan Burhanuddin-Yani dalam Pilkada 2024 merupakan sebuah kepercayaan besar masyarakat Bombana terhadap visi perubahan yang mereka usung. Dengan dukungan penuh dari sembilan partai politik, yakni PKB, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda, pasangan ini berhasil meraih suara signifikan dan unggul dari pesaing mereka.
Ketua DPC PKB Bombana berharap, dengan resmi dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Bombana, masyarakat berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa angin segar dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial. Sinergi yang erat antara eksekutif dan legislatif diyakini menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi program-program unggulan.
“Kami di DPRD akan memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat. Tidak boleh ada kepentingan pribadi yang menghambat kemajuan daerah ini,” pungkasnya.