Scroll untuk baca artikel
       
Birokrasi

Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri, Pemkab Bombana Buka Pasar Murah

5
×

Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri, Pemkab Bombana Buka Pasar Murah

Sebarkan artikel ini

Rumbia, infobombana.id Bertempat di Ruang Terbukan Hijau (RTH), Kecamatan Rumbia Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana turut berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Ke-17 yang digelar serentak di seluruh Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (19/3/2025).

Kegiatan itu tentunya dilakukan guna menstabilkan pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan menjelang lebaran Idulfitri.

Dalam kegiatan ini, Bupati Bombana melaporkan langsung kepada Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Lig, bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai bahan pangan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami menyiapkan beras, gula, minyak goreng, bawang merah dan putih, daging ayam, telur, serta berbagai komoditi pangan lainnya. Langkah ini kami lakukan agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar Bupati Bombana.

Kegiatan GPM di Bombana turut dihadiri sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, di antaranya Kapolres Bombana, Dandim 1431/Bombana, Kepala Kejaksaan Bombana, dan Ketua Pengadilan Negeri Bombana. Selain itu, hadir pula Ketua TP PKK Bombana, Kepala Bulog Bombana, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bombana. Masyarakat Bombana tampak antusias mengikuti kegiatan ini, mengingat harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat menjelang Idulfitri.

Forkopimda Bombana juga mengikuti pelaksanaan GPM secara virtual melalui zoom meeting yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Sultra. Program ini merupakan bagian dari aksi 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, ASR-Hugua, yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta melindungi daya beli masyarakat.

Berdasarkan data inflasi Sultra per Februari 2025, tingkat inflasi tercatat sebesar 0,22 petsen year on year (YoY), lebih rendah dibanding Januari 2025 yang mencapai 0,38 persen. Dengan adanya GPM, diharapkan potensi kenaikan harga bahan pokok di Kabupaten Bombana dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang.

Pemkab Bombana optimistis bahwa melalui upaya ini, kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih bersahabat, mendukung kesejahteraan warga, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!