Rumbia, Infobombana.id – Satuan Samapta Polres Bombana mengintensifkan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) pada Sabtu (28/2/2026) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam operasi yang digelar sejak pagi itu, petugas mengamankan sedikitnya 125 liter minuman keras tradisional jenis tuak dari dua lokasi berbeda. Dua lokasi yang dimaksud ialah Dewa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara dan Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita tersebut diawali dengan pengecekan personel Unit Turjawali Sat Samapta. Apel dan arahan pimpinan (APP) dipimpin oleh AKP Swis Ismail untuk memastikan kesiapan anggota sebelum turun ke lapangan.
Tim patroli yang terlibat terdiri atas Bripka Luther Tiku Siang, Bripda Riyaldi, Bripda Agus Lana, Bripda Felin, dan Bripda Fajar G. Mereka kemudian bergerak menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan peredaran minuman keras tradisional.
Sekitar pukul 09.20 Wita, petugas melaksanakan patroli di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan 50 liter tuak dari seorang perempuan berinisial K (57). Barang bukti selanjutnya diamankan untuk proses lebih lanjut.

Patroli berlanjut pada pukul 10.45 Wita di Desa Lantaowonua, Kecamatan Rumbia. Dari lokasi ini, petugas kembali mengamankan 70 liter minuman tradisional jenis tuak milik seorang perempuan berinisial S (36).
Total barang bukti yang diamankan dalam kegiatan Turjawali tersebut mencapai 125 liter. Seluruh barang bukti telah dibuatkan tanda terima dan diamankan di Mapolres Bombana. Penanganannya pun dikoordinasikan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Bombana untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
AKP Swis Ismail menegaskan, kegiatan Turjawali merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman keras, terutama di wilayah pedesaan.
” Di lapangan, kami juga memberikan imbauan kepada para pemilik barang agar tidak lagi memperjualbelikan minuman keras tradisional,” ujar Swis Ismail, sembari menambahkan bahwa upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Karena itu, kata dia, Polres Bombana memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukumnya.














