Rumbia, Infobombana.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bombana menggelar Pelayanan KB Serentak Gratis bertajuk PANTAU KB guna menggarap angka kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi (unmet need) di sejumlah wilayah prioritas. Kegiatan ini berlangsung pada 9–15 Februari 2026 dan dilaksanakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bombana.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPPKB Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes, mengatakan program tersebut dirancang untuk memperluas akses layanan kontrasepsi yang mudah, aman, dan berkualitas bagi pasangan usia subur (PUS), terutama di wilayah dengan angka unmet need yang masih relatif tinggi.
“Melalui Pelayanan KB Serentak Gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya pasangan usia subur di wilayah prioritas, memperoleh layanan kontrasepsi secara cuma-cuma dengan metode yang efektif dan jangka panjang seperti implan dan IUD,” kata Sunandar, Sabtu (14/2/2026).
Menurut dia, program ini tidak semata-mata menghadirkan layanan medis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga yang terarah. Edukasi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera sejak dini.
Senada dengan itu, Sekretaris DPPKB Bombana, Irna Rochatiningrum, STP., MM, menuturkan kegiatan PANTAU KB menargetkan percepatan peningkatan kesertaan KB modern di seluruh wilayah Bombana. Fokus utama diarahkan pada penurunan angka unmet need sekaligus peningkatan capaian KB pasca-persalinan.
“Upaya ini sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi pasangan usia subur, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi dan peningkatan partisipasi KB pasca-persalinan,” ujarnya.
Pelayanan KB dilaksanakan bekerja sama dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan setempat. DPPKB memastikan setiap tindakan mengedepankan standar pelayanan medis, prosedur yang aman, serta kenyamanan bagi akseptor.
Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme masyarakat terpantau meningkat. Selain pemasangan alat kontrasepsi, petugas juga memberikan edukasi dan konseling terkait manfaat KB, pilihan metode kontrasepsi, serta pentingnya pengaturan jarak kelahiran untuk menjaga kesehatan ibu dan anak.
Pemerintah Kabupaten Bombana berharap program PANTAU KB mampu meningkatkan cakupan peserta KB aktif, menekan angka unmet need, dan memperkuat layanan kesehatan reproduksi yang merata dan berkelanjutan. Dengan demikian, upaya membangun keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas di Bombana dapat berjalan lebih terarah dan sistematis.














