
Rumbia, Infobombana. id – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menggodok pelaksanaan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Measa Laro Kantor Bupati Bombana, Selasa (25/3/2025).
Rapat ini dilakukan guna membahas strategi implementasi program yang menjadi prioritas daerah. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Yani, dan dihadiri oleh Penjabat Sekda Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes., serta jajaran kepala OPD. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, H. Adnan Saufi. Hadir pula Direktur Perusda Bombana, Andri Ananta, dan organisasi masyarakat serta insan Pers, yang menandakan sinergi lintas sektor dalam perencanaan pembangunan daerah.
Wabub Ahmad Yani menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi yang solid dan eksekusi yang terarah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang telah dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi kemajuan Bombana,” ujarnya.
Menurutnya, program 100 hari kerja ini adalah langkah awal dalam mewujudkan visi Bombana yang rapi, mandiri, dan ekonominya berseri. Sehingga, Bupati dan Wakil Bupati serta seluruh jajaran OPD dan Forkopimda akan memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Seperti benang merah yang merangkai satu per satu visi mereka, diskusi mengalir ke berbagai sektor: penataan kota, penguatan Desa Mandiri, hingga pengembangan ekonomi yang berkelanjutan. Setiap elemen ini menjadi kepingan mozaik besar yang ingin dirangkai oleh Burhanuddin-Ahmad Yani dalam membangun Bombana yang lebih baik.
Tak hanya soal tata ruang dan estetika kota, perbincangan juga menyentuh aspek fundamental lain seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Program yang akan dijalankan dalam tiga bulan kedepan bakal diuji efektivitasnya, utamanya soal dampak yang nyata.
Sementara itu, Pj. Sekda Bombana, dr. Sunandar menekankan pentingnya perencanaan matang agar seluruh sektor yang menjadi prioritas dapat berjalan beriringan. “Kita butuh sinergi kuat, baik dari pemerintah daerah, OPD, maupun masyarakat, agar visi pembangunan yang telah dicanangkan bisa terealisasi dengan maksimal,” katanya.
Dengan kajian yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis dapat merealisasikan program 100 hari kerja sesuai visi “Kota yang Tertata Rapi, Desa yang Mandiri, dan Ekonomi berkelanjutan.