Scroll untuk baca artikel
       
BirokrasiKesehatan

Pemkab Bombana Siapkan Rp10 miliar Pembangunan RS Tipe D dan Puskesmas di Pulau Kabaena

39
×

Pemkab Bombana Siapkan Rp10 miliar Pembangunan RS Tipe D dan Puskesmas di Pulau Kabaena

Sebarkan artikel ini

Rumbia, infobombana.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kali ini, Pemkab Bombana melaluk dinas kesehatan bakal mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D dan Puskesmas di wilayah Kabaena.

Rencananya, alokasi anggaran senilai kurang lebih Rp 10 miliar itu bakal diperuntukkan pada pembangunan fisik dan alat kesehatan (Alkes). Pembangunan ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Bombana guna memastikan masyarakat di Kabaena mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.

Dengan adanya RS Tipe D, masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh hingga menempuh lautan demi mendapatkan perawatan medis yang lebih kompleks. RS Tipe D ini dirancang untuk menyediakan berbagai layanan medis seperti rawat inap, rawat jalan, unit gawat darurat, laboratorium, radiologi, dan layanan penunjang medis lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bombana, Darwin mengatakan total anggaran tersebut akan ditujukan untuk pembangunan RS Tipe D di Kecamatan Kabaena Barat dengan alokasi Rp 4 miliar untuk fisik dan 3 miliar untuk Alkes dengan jumlah Rp 7 miliar.

Sementara untuk Rp 3 miliar lainnya akan digunakan pada penambahan gedung dan relokasi Puskesmas Kabaena Barat di lokasi yang digunakan sebelumnya.

 

“Alhamdulillah tahun 2025 kami
mendapatkan penambahan dana sebesar
7 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama Pulau Kabaena, termasuk anggaran 3 miliar rupiah untuk relokasi dan peningkatan pembangunan Puskesmas Kabaena Barat,” ungkap Darwin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (3/12/2024).

Lanjutnya, pembangunan fasilitas kesehatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkab Bombana dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil seperti Kabaena.

Darwin merinci penggunaan anggaran RS Tipe D Pratama Pulau Kabaena dengan dana 4 miliar untuk pembangunan fisik. Bangunan fisik yang dimaksud Darwin adalah bangunan yang mendukung fasilitas yang ada. Sementara 3 miliar diperuntukkan bagi pengadaan Alkes.

Puskesmas Kabaena Barat yang lahannya kini digunakan sebagai lokasi pembangunan RS Tipe D

“Kan dalam bangunan itu ada 4 ruangan operasi, paling tidak dua gedung yang dibangun terlebih dahulu. Jadi, 2 miliar itu untuk bangunan, dan dalam 1 gedung itu ada 4 kamar operasi, dan minimal untuk 3 miliar lainnya digunakan untuk memenuhi fasilitas dua kamar operasi, ” ujarnya.

Mantan Kepala BKD Bombana itu menyebutkan, anggaran untuk pembangunan secara keseluruhan Rumah Sakit tipe D tersebut masih sangat minim dan membutuhkan anggaran senilai Rp 90 miliar. Guna mewujudkan rumah sakit ini
perlu anggaran yang lumayan besar dan Pemkab Bombana terus berupaya memaksimalkan pembangunan layanan kesehatan di Pulau Kabarna secara berkala.

Kata dia, Pemkab Bombana melalui Dinas Kesehatan tengah mengurus surat izin operasionalnya agar fasilitas pelayanan kesehatan di Kementerian Kesehatan dapat mendukung pembangunan rumahsakit tersebut.

Darwin bertekad bakal memperjuangkan pembangunan RS Tipe D di Pulau Kabaena di masa jabatannya. Padalnya, ia memahami seperti apa penderitaan warga Kabaena saat membutuhkan pelayanan darurat hingga harus menyeberangi lautan.

“Inilah yang menjadi perhatian kita bersama, masyarakat di Pulau Kabaena sering mengalami kesulitan saat dirujuk untuk perawatan di BLUD Kabupaten khususnya pasien yang hendak melahirkan, dan mereka harus menderita sepanjang perjalanan di tengah laut,” ppungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!