Scroll untuk baca artikel
       
AdvertorialBirokrasi

Pj. Bupati Edy Suharmanto Paling Agresif Tangani Kasus Stunting di Bombana

25
×

Pj. Bupati Edy Suharmanto Paling Agresif Tangani Kasus Stunting di Bombana

Sebarkan artikel ini

Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M. SiRumbiaInfobombana.id- Tepat satu tahun sudah penjalanan Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Subarmanto, M. Si di Kabupaten Bombana. Selama itu, dirinya memanfaatkan waktunya sebaik mungkin demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di bumi munajah itu.

Semenjak pertama kali dirinya memijakkan kaki di Bombana yang dikenal tersohor dengan emasnya, Edy Suharmanto begitu cekatan dengan ragam aksinya. Kala itu, tanggal 29 Novenber tahun 2023, ia meninggalkan Jakarta dan menjadi hari pertamanya berada di Wonua Bombana.

Edy Suharmanto hadir dengan paras tenang dan mulai beradaptasi dengan jajaran pemerintahan lingkup Pemkab Bombana. Tak tanggung-tanggung, ia menegaskan ke seluruh jajarannya tentang misinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri, yang turun di daerah dengan agenda mengejar skala prioritas nasional seperti stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim.

Pj. Bupati Edy Suharmanto Ngopi bareng Forkompimda bahas isu stunting

Selama memimpin daerah itu, Pj Bupati Bombana benar-benar telah menunjukkan komitmen yang sangat luar biasa dalam menangani kasus stunting. Diawal karirnya di Bombana, angka stunting masih menunjukkan angka prevalensi tinggi yang mencapai 35,3 persen hingga memasuki Maret 2024. Melalui pendekatan agresif dan terpadu, ia berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinannya di angka 30.4 persen.

Program Inovatif untuk Masa Depan Anak Bombana

Pj Bupati Edy memang tak pernah main-main soal upaya mengejar penurunan angka stunting. Sebagai ASN yang patuh, ia terus berupaya menerapkan berbagai program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil di Kabupaten Bombana. Program peningkatan gizi yang diluncurkan awal tahun 2024 lalu, telah memberikan dampak positif dengan menyediakan makanan bergizi gratis untuk keluarga kurang mampu.

“Stunting adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama. Anak-anak adalah masa depan kita, dan kita tidak bisa membiarkan mereka tumbuh tanpa gizi yang cukup,” ujar Edy Suharmanto di Rumbia beberapa waktu lalu.

Pemkab Bombana Gandeng Kemenag turunkan angka stunting

Kerja Sama dengan Berbagai Pihak

Penurunan angka prevalensi stunting di Kabuoaten Bombana tidak lepas dari kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, dan perusahaan swasta. Kampanye penyuluhan gizi dan kesehatan rutin dilakukan di desa-desa, demi memastikan bahwa informasi penting sampai ke masyarakat luas.

Selain itu, program pemberian vitamin dan suplemen secara gratis juga telah menjangkau ribuan anak di seluruh Bombana. Dengan pendekatan door-to-door, petugas kesehatan memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan.

Genjot penurunan angka stunting lewat aksi satu, dua dan aksi tiga

Belum lagi dengan upaya menjalin kerjasama antar Pemda Bombana dengan pihak vertikal seperti Kementerian Agama yang juga gencar melakukan penurunan angka stunting lewat program bapak asuh dan juga program bimbingan remaja usia subur atau yang disebut BRUS.

Pihak TNI/Polri dan juga instansi vertikal lainnya terus berupaya menjalin kerjasama dengan Pemda Bombana demi penurunan angka jenis penyakit yang satu ini.

Dibawah kendali Edy Suharmanto, 18 dari jumlah 33 OPD se-Kabupaten Bombana dikumpulkan. Mereka bersatu membentuk satu tim yang disebut Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang didalamnya mencakup Dinas KB, DPMD, Dinas Kesehatan dan lainnya. Kinerja tim ini boleh dikata sangat agresif lantaran adanya tekanan kuat dari Pj. Bupati Bombana.

Salah satu bentuk tekanan yang dilakukan ialah melalui sejumlah aksi, mulai dari rembuk stunting, rapat evaluasi, hingga masuk padavpelaporan ke pemerintah pusat melalui video Converence. Ketika ditemukan kejanggalan, maka tekanan pun terus mengalir deras hingga penanganan stunting di Kabupaten Bombana telah masuk pada tahapan aksi ketiga.

Penjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Ibu Aeni Mutmainnah

Penanganan stunting juga dilakukan dengan melibatkan Tim penggerak PKK yang berada dibawah kendali Aeni Mutmainnah selaku Penjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana. Guna menangani stunting di Bombana, peran organisasi tu cukul gesit di lapangan. TP-PKK berkolaborasi penuh dengan Pemda Bombana dalam memberikan asupan gizi bagi anak-anak di Bombana yang menderita jenis penyakit ini.

Pj. Bupati Bombana Mengecek Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik di Tiga Wilayah

Wilayah Rumbia, Poleang dan Pulau Kabaena merupakan tiga zona wilayah yang berada di teritorial pemekaran Kabupaten Bombana sejak tahun 2003 silam. Tiga wilayah ini menjadi pusat perhatian pemerintah Kabupaten Bombana dalam hal penanganan angka stunting. Guna menggenjot kinerja, Pj Bupati Bombana melakukan survey ke seluruh layanan kesehatan yang ada di tiga zona wilayah ini.

Tidak hanya fokus pada pemberian makanan dan suplemen, Edy Suharmanto juga mengecek serta membenahi infrastruktur kesehatan di Bombana, dan uskesmas-puskesmas diperbarui semampunya,

” Kami betul-betul ingin memastikan setiap anak di Bombana memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai,” tegas Pj. Bupati Edy.

Penurunan angka stunting di Bombana merupakan bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja keras, perubahan positif dapat tercapai. Edy Suharmanto berjanji akan terus mengawal program-program ini dan mencari cara baru untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Ia pun nerharap adanya dukungan semua pihak, dan optimis bisa menghapus secara bertahap angka stunting di Bombana. Menurutnya, masa depan anak-anak di daerah itu adalah prioritas utama, dan pihaknya akan terus bekerja tanpa henti untuk menurunkan angka stunting hingga mencapai 14 persen setara target nasional.

Pemerintah Kabupaten Bombana mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya penanganan stunting demi masa depan yang lebih sehat dan cerah bagi anak-anak Bombana. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!