BirokrasiEkobisKesehatanSosial

PKL Teken Pakta Integritas, Pemkab Bombana Kunci Kebersihan Alun-alun dan Pasar Todoha Mappacing Selama Ramadan

12
×

PKL Teken Pakta Integritas, Pemkab Bombana Kunci Kebersihan Alun-alun dan Pasar Todoha Mappacing Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Pemerintah Kabupaten Bombana tak ingin kawasan Alun-alun dan Pasar Todoha Mappacing berubah menjadi titik rawan sampah selama Ramadan. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Tina Orima, Jumat (20/2/2026), pemda bersama para pedagang menyepakati komitmen bersama demi menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik.

Rapat dipimpin Asisten I Setda Bombana, M. Syukri Kasim, S.IP., dan dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo dan Statistik, hingga Dinas Perindagkop dan UMKM. Para pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan tersebut juga dilibatkan secara langsung.

Rapat berlangsung dialogis. Pemerintah daerah membuka ruang diskusi atas berbagai persoalan klasik yang kerap muncul setiap Ramadan, mulai dari penumpukan sampah, lapak yang meluber ke fasilitas umum, hingga kerusakan taman kota akibat aktivitas jual beli yang tak tertata.

Salah satu keputusan penting dalam rapat itu adalah disepakatinya Surat Pernyataan Bersama PKL yang berjualan selama Ramadan 1447 H/2026 M di kawasan Alun-alun Bombana. Surat tersebut langsung ditandatangani perwakilan pedagang sebagai bentuk komitmen bersama.

Baca Juga : (Bupati Bombana Resmikan Los Ikan Pasar Tadoha Mapaccing, Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang di Luar Pasar)

Dalam dokumen itu, para pedagang menyatakan kesediaan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan lingkungan. Mereka juga berkomitmen membersihkan area usaha setiap hari setelah selesai berjualan, tidak meninggalkan sampah maupun peralatan di fasilitas umum, serta menyediakan tempat sampah sementara di masing-masing lapak.

Selain itu, para PKL menyatakan siap membayar retribusi sampah sesuai ketentuan, tidak merusak taman dan fasilitas umum, serta mematuhi seluruh aturan penataan yang ditetapkan pemerintah daerah. Apabila terjadi pelanggaran, pedagang siap menerima teguran hingga penertiban sesuai peraturan yang berlaku.

Pemkab Bombana menegaskan, Ramadan bukan alasan untuk mengendurkan disiplin kebersihan. Justru pada bulan suci, kawasan alun-alun dan pasar menjadi pusat aktivitas warga menjelang berbuka puasa sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih tertib dan terkoordinasi.

Melalui kesepakatan tertulis ini, pemerintah berharap aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan publik. Targetnya, kawasan Alun-alun dan Pasar Todoha Mappacing tetap bersih dan tertata, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk, sementara para pedagang tetap meraih berkah Ramadan secara tertib dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!