Rumbia, Infobombana. id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bombana Periode 2025-2030, Burhanuddin-Ahmad Yani sebagai pemenang di Pilkada Bombana tahun 2024.
Pasangan bertagline BERANI tersebut dinobatkan sebagai sang juara setelah KPU menggelari proses rekapitulasi perhitungan suara selama kurang lebih dua hari di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana Selasa (13/12/2024).
Ptoses rekapitulasi ini pun tentunya dihadiri oleh para perwakilan dari tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang baru saja bertarung. Mereka adalah Burhanuddin–Ahmad Yani yang memegang nomor urut 1. Lalu, Andi Nirwana Sebbu-Heriyanto pemegang nomor urut 2, dan Hasrat-Rifai Gunawas sebagai kontestan bernomor urut 3.
Masing-masing dari perwakikan tiga paslon tersebut tampak setia menyaksikan jalannya perhitungan suara hingga tuntas. Seusai proses perhitjngan suara, dua paslon yang dinyatakan kalah, terlihat cukup sabar dan menerima kekalahan mereka di ajang Pilkada kali ini.
Berdasarkan hasil perhitungan suara, KPU Kabupaten Bombana menetapkan pasangan Burhanuddin–Ahmad Yani sebagai pemenang. Pasangan ini mampu meraih suara lebih dari 50 persen suara dari total 94.664 suara sah yang tersebar di 22 Kecamatan, 473 TPS dan 143 desa/kelurahan se Kabupaten Bombana.
Total suara yang diraih pasangan BERANI yaitu dengan jumlah 51.053 suara sah. Jumlah suara tersebut pula merupakkan bagian dari 112.649 total wajib pilih di daerah itu. Sayangnya, 17.985 wajib pilih lainnya berstatus suara tidak sah termasuk golput.
Pasangan BERANI berhasil merebut perhatian masyarakat Bombana di Pilkada 2024. Kini, mereka merebut kursi bupati dengan rasio perolehan suara yang hampir merata di setiap Kecamatan, terkecuali Kecamatan Mata Usu dan Kepulauan Masaloka Raya yang tergolong cukup rendah. Sementara 20 Kecamatan lainnya berada pada angka seribu, 2.000, 3 ribu hinga 4 ribuan suara.
Tak sampai disitu, saking beraninya, pasangan Bur-Yani pun mampu memenangkan suara di puluhan TPS yang tersebar di kandang lawan. Poleang misalnya. Begitupula dengan wilayah Ibukota Bombana seperti Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah dan bahkan Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantary Jaya hingga Kecamatan Mataoleo.
Pasangan Bur-Yani ternyata tak bisa dipandang sebelah mata soal status jagoan politik Pasangan ini pantas jadi juara setelah berhasil merebut lebih dari 70 persen suara di Pulau Kabaena dengan capain 13. 900 an suara. Tak heran, pasangan Burhanuddin bernama Ahmad Yani itu adalah sosok pria yang lahir di Desa Rahadopi Kecamatan Kabaena.
Sementara pasangan Andi Nirwana-Heriyanto hanya mampu meraih 37. 711 suara sah. Pasangan ini memiliki rasio perolehan suara cukup rendah di setiap kecamatan. Mereka hanya mampu meraih angka tertinggi kedua dengan capaian 3. 760 suara di Kecamatan Poleang Barat. Sementara perolehan suara tertinggi pasangan ini hanya ada di Kecamatan Poleang dengan total 5.012 suara sah.
Berdasarkan pengumuman penetapan hasil rekapitulasi KPU Bombana. Andi Nirwana mengalami kekalahan telak di wilayah Pulau Kabaena. Dari jumlah enam kecamatan di pulau tersebut, Kecamatan Kabaena menjadi wilayah paling minim memilih pasangan ini dengan hanya memberikan 320 suara dari jumlah 4 desa/kelurahan dengan jumlah pemilih diatas 3 ribuan.
Menyusul Kabaena Selatan dengan posisi kedua terendah hanya memberikan sebanyak 426 suara. Lalu, Kepulauan Masaloka Raya hanya terdapat 574 suara sah.
Selanjutnya, pasangan Hasrat-Rifai benar-benar kurang beruntung di ajang Pilkada kali ini. Pasangan ini hanya mampu meraih total 5.900 suara dari jumlah keseluruhan suara sah. Tapi jangan salah, Hasrat Rifai telah mampu menunjukkan eksistensi mereka dan pantang mundur sebelum pilkada usai. Seluruh masyarakat Bombana wajib memberikan apresiasi terhadap pasangan ini yang telah ikut serta dalam pesta demokrasi kali ini.