Rumbia, Infobombana.id – Kepolisian Resor Bombana menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2026 di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Bombana, Kamis (12/3/2026) sore. Apel ini menjadi penanda kesiapan aparat keamanan dan instansi terkait dalam mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Bombana.
Apel yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo, S. I.K., M.I.K, selaku inspektur upacara. Sementara itu, posisi perwira upacara diemban AKP Muh Nur Sultan dan komandan upacara dipercayakan kepada Ipda Aryanto Musnah.
Kegiatan ini diikuti berbagai unsur lintas sektor. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Bombana Andi Helmi Adam, perwakilan Kodim 1431 Bombana Kapten Inf Syafarudin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bombana Hasdin Ratta, perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja Suryadi Suhar, Komandan Pos TNI AL Bombana Lettu Laut Firman, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Bombana Asdar Darwis.
Dalam apel tersebut, barisan peserta terdiri atas personel gabungan dari Kodim 1431 Bombana, Satuan Samapta, staf Polres Bombana, Satuan Lalu Lintas, gabungan Satuan Intelkam, Reskrim dan Narkoba, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Perhubungan.
Kapolres Bombana menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, peralatan, serta sarana dan prasarana pendukung sebelum Operasi Ketupat dilaksanakan.
Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dan sinergi lintas sektor dalam memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Apel gelar pasukan merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” kata AKBP Eko dalam amanatnya.
Ia menjelaskan, untuk menjamin keamanan selama periode mudik dan libur Lebaran, Kepolisian Republik Indonesia bersama TNI dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar operasi terpusat dengan sandi “Ketupat-2026”.
Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur, baik dari TNI-Polri maupun instansi pemerintah dan mitra keamanan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan operasi tersebut.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan, baik dari unsur TNI-Polri, kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka, dan mitra kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat.
“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” pungkasnya














