Rumbia, Infobombana.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda ttentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025. Sidang tersebut digelar di aula Paripurna DPRD setempat, Sabtu (30/11/2024)
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bombana, Iskandar, dan dihadiri oleh Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto. Hadir pula para wakil ketua DPRD dan seluruh anggota dewan terpilih pada Pilcaleg Februari 2024 lalu, termasuk para kepala Organisasi Petangkat Daerah, sekretaris dewan dan jajaran staf Sekretariat DPRD.
Pada kesempatan ini, Iskandar selaku pimpinan sidang menyampaikan bahwa penyusunan APBD Tahun 2025 telah melalui proses yang panjang dan melibatkan berbagai pihak termasuk pihak eksekutif dan legislatif.
“APBD Tahun 2025 ini diharapkan mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.
Iskandar mengakui dari beberapa tahapan pembahasan APBD tahun 2025 terdapat banyak usulan prioritas prigram dari instansi. Ragam usulan pun telah benar-benar dikaji secara mendalam hingga dipariputnakan .
Menurutnya, APBD Tahun 2025 dirancang dengan mengutamakan program-program prioritas seperti peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bombana. Dimana, . total anggaran yang disetujui saat ini mencapai Rp 1,1 triliun dengan alokasi terbesar untuk sektor pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.
Sementara itu, Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, terkhusus DPRD yang telah melaksanakan seluruh tahapan pembahasan dan perencanaan APBD tahun 2025 hingga berjalan kondusif.
“Alhamdulillah, kita baru saja selesai penetapan APBD tahun 2025, terutama tahapan hang cukup kkndusif nggak ada kendala, ” ungkap Pj. Bupati Bombana.
Ia pun berharap dengan ditetapkannya anggaran tahun 2025 itepat waktu menjadi langkah awal untuk mempercepat semua kegiatan yang telah direncanakan.
Secara teknis, Sekretaris DPRD Bombana, Kalvarios Syamruth menyampaikan proses pelaksanaan pembahasan anggaran yang telah melibatkan berbagai pihak yaitu Tim Anggaran Pemerintah Daerah Badan Anggaran, Komisi dan jajaran Instansi Peemkab Bombana.
Dijelaskan, dalam penetapan APBD 2025, total pagu anggaran alah sebesar Rp 1,167 triliun (satu triliun seratus enam puluh tujuh miliar) dengan tambahan penerimaan pembiayaan sisa lebih pagu anggaran (Silpa) sebesar 2 miliar enam ratus ribu rupiah (Rp 2.000.600.000). Total APBD 2025 sebesar Rp 1,170 triliun.
Anggaran tersebut lanjut Kalvarios, akan ditujukan ke sejumlah instasi seperti Dinas Kesehatan mendapatkan potsi anggaran sebesar Rp 217 miliar yang akan dialokasikan pada BLUD Kabupaten Bombana dan 22 Puskesmas se-Kabupaten Bombana.
Selanjutnya, pada Dinas Perikanan Kabupaten Bombana mendapat kucuran anggaran sebanyak Rp. 10,4 miliar dengan rekomendasi untuk segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perikanan Sultra terkait dengan pengaturan Collstorage (penampungan/freezer) terkait dengan jasa kontraksium jiwa untuk mendapatkan PAD dari sektor perikanan. Lalu rerekomendasi terkait kegiatan tambatan perahu di Desa Lora Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana untuk dirasionalisasikan kedalam anggaran Dinas Perikanan Kabupaten Bombana.
Kemudian pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bombana dengan porsi anggaran 133 miliar rupiah. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kantor baru DPRD Bombana. Lalu, pembangunan By Pass sebesar 15 miliar rupiah diharapkan bisa menghubungkan antara jalan lama termasuk dengan jembatan. Setelah itu, peningkatan jalan pengaspalan di ibukota Kecamatan Rarowatu Utara sepanjang 2 kilometer.
Disamping itu, beberapa masukan prioritas lainnya pada Badan Anggaran DPRD Bombana terkait spam, jalan, jembatan yang ada tersebar se+ Kabupaten Bombana untuk menjadi bahan perhatian prioritas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang di tahun 2025.
Selanjutmya, pada Dinas Perhubungan dengan pagu anggaran sebesar Rp 12 miliar 387 juta rupiah dengan target pengadaan mobil Skylite, Portal elektronik, Pengadaan Quadrill dan lampu jalan.
Kemudian pada Dinas Lingkungan Hidup dengan pagu anggaran 7,7 miliar rupiah dengan target pengadaan tong sampah, kendaraan roda tiga atau bentor serta target retribusi PAD persampahan.
Selain itu, pada Dinas Disdukcapil diberikan pagu anggaran sebanyak Rp. 7,2 miliar untuk pembentukan UPTD Capil di Kecamatan Poleang Timur, dan pembangunan gedung layanan Dinas Disdukcapil.
Selanjutnya, pada Sekretariat daerah dengan pagu anggaran sebesar Rp 44,6 mmiliar yang direkomendasikan DPRD Bombana untuk jjenis kegiatan seperti belanja modal pada Politeknik Bombana.
Badan Riset Daerah (Brida) mendapat pagu anggaran sebesar Rp 5 miliar dengan rekomendasi DPR untuk pembangunan aula Brida dan kegiatan rancangan dokumen kawasan perikanan.
Kalvarios juga menyebutkan tentang instansi Bappeda yang mendapat pagu anggaran sebesar Rp 7,7 miliar yang diperuntukkan bagi rehabilitasi lahan Rambaha yang dipersiapkan sebagai kawasan Transmigtasi.
Pada dinas pendidikan mendapat pagu anggaran sebesar Rp 240,7 miliar untuk menyelesaikan status lahan bermasalah pada bangunan pemerintah, program pembedayaan serta pelaksanaan kegiatan ulang tahun (HUT Bombana) dan festival-festival unggulan di Kabupaten Bombana.