Rumbia, Infobombana.id – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bombana H. Pajawa Tarika, S.Pd., M.Pd. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 di wilayah Kabupaten Bombana, Senin (2/3/2026).
Rakor yang digelar di Aula Rekonfu Polres Bombana tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., dan dilaksanakan secara daring bersama Listyo Sigit Prabowo melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dan membahas kesiapan pengamanan serta pelayanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Bombana. Sejumlah pejabat tinggi organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta instansi terkait turut hadir dalam rakor tersebut.
Dalam pemaparan yang disampaikan pada forum itu, diprediksi arus mudik gelombang pertama akan terjadi pada 14–15 Maret 2026, disusul gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026 yang beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi. Sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 25–26 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat tersebut, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan jalur transportasi, pusat keramaian, serta objek vital lainnya.
Kasatpol PP Bombana H. Pajawa Tarika menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh pelaksanaan Ops Ketupat Anoa 2026 di wilayah hukum Polres Bombana.
“Kami dari Satuan Polisi Pamong Praja mendukung penuh pelaksanaan Ops Ketupat Anoa 2026. Demi kelancaran arus mudik dan arus balik, sejumlah anggota Satpol PP akan ditempatkan di beberapa posko pengamanan untuk membantu Polri dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan pengamanan Lebaran, terutama dalam menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Melalui koordinasi terpadu antarinstansi, pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap pelaksanaan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bombana dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.














