Scroll untuk baca artikel
       
BirokrasiHeadlineSastra

Shalat Id Bersama Bupati, Ribuan Warga Bombana Tumpah Ruah di Ibukota

44
×

Shalat Id Bersama Bupati, Ribuan Warga Bombana Tumpah Ruah di Ibukota

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Fajar merekah di ufuk timur, membelah sisa-sisa gelap yang masih enggan pergi. Cahaya lembut membelai wajah-wajah yang berseri, menapak jalan menuju Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana.

Hari itu, Senin (31/3/2025), Kabupaten Bombana tenggelam dalam kekhusyukan. Ribuan masyarakat, dengan hati yang lapang dan penuh syukur, berkumpul untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah. Shalat Id ini dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang didampingi oleh Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos.

Di atas podium, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, berdiri tegap. Sorot matanya tenang, senyum khasnya menebarkan keteduhan. Pagi itu, dalam balutan busana putih yang bersih, ia tampak lebih dari sekadar pemimpin. Ia adalah bagian dari denyut nadi rakyatnya, menyatu dalam kekhusyukan Shalat Idul Fitri yang tengah berlangsung.

Tak ada batas antara pemimpin dan rakyat. Semua bersujud, semua mengangkat takbir, semua merundukkan kepala dalam doa yang sama. Pagi itu, perbedaan melebur dalam satu kebersamaan yang benar-benar suci.

Ketgam: Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M. Si saat membawakan sambutan di Podium dalam nuansa Shalat Idul Fitri di Alun-Alun Masjid Nurul Iman, Kecamatan Rumbia, Senin (31/3/2025). (FOTO: PPID BOMBANA)

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengungkapkan rasa syukur yang dalam. Suaranya mengalun di tengah pagi yang tenang, menggema di hati setiap insan yang hadir.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan momentum Idul Fitri ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Bombana yang kita cintai ini,” tuturnya, menyentuh jiwa yang rindu akan kebersamaan.

Setelah Sholat Idul Fitri, gema takbir masih membalut udara, menyatu dengan langkah-langkah penuh kebahagiaan menuju Rumah Jabatan Bupati Bombana. Di sana, rumah besar itu membuka pintunya lebar-lebar. Open House digelar dengan kehangatan yang nyata, seperti seorang ibu yang menyambut anak-anaknya pulang ke rumah. Masyarakat pun datang dengan wajah berbinar, menyalami pemimpinnya, bercakap-cakap dalam suasana yang begitu cair, tanpa sekat, tanpa batas.

Di meja-meja panjang, hidangan tersaji sebagai simbol kebersamaan. Tangan-tangan yang saling menyambut, tawa kecil yang pecah di pavilium, serta tatapan penuh hormat kepada pemimpin yang hadir sebagai bagian dari mereka. Open House ini menjadi perwujudan dari kepemimpinan yang merangkul, yang ingin dekat, dan ingin mendengar.

Idul Fitri tahun ini benar-benar bukan hanya tentang kemenangan setelah berpuasa, tetapi suatu kemenangan dalam menjaga silaturahmi, membangun harmoni, dan menyalakan harapan di hati masyarakat Bombana.

Pagi itu, tak hanya Bombana yang berseri. Senyum-senyum yang mengembang di wajah warganya menjadi saksi bahwa kebersamaan, kepemimpinan yang membumi, dan kehangatan Idul Fitri mampu menciptakan harmoni yang indah di tanah yang mereka cintai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!