
Rumbia, Infobombana.id – Dalam rangka memastikan pengamanan dan pelayanan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Polres Bombana menggelar video conference (vicon) kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026, Senin (2/3/2026), bertempat di Aula Vicon Polres Bombana.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.15 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan sejumlah instansi strategis, antara lain Dandim 1431 Bombana Letkol Arm Mulyadi, Wakapolres Bombana Kompol H. Basri, S.H., Kabag Ops AKP Muh. Nur Sultan, S.H., serta para kepala dinas dan pemangku kepentingan terkait, termasuk BPBD, Jasa Raharja, Kementerian Agama, hingga pengawas Pertamina wilayah Lameroro.
Dalam vicon tersebut, dibahas sejumlah poin krusial yang menjadi fokus pengamanan Ops Ketupat Anoa 2026, di antaranya:
- SKB pengaturan lalu lintas dan penyeberangan
- Pengendalian operasional kendaraan barang
- Pengamanan transportasi umum dan objek wisata
- Antisipasi ancaman teror dan kerawanan kejahatan
- Pemetaan lokasi rawan bencana
- Penguatan strategi komunikasi publik

Kapolres Bombana, AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K, menegaskan bahwa meskipun terdapat prediksi penurunan potensi pergerakan masyarakat, seluruh jajaran diminta untuk tidak meremehkan situasi.
“Jangan remehkan situasi. Tetap lakukan persiapan pengamanan di seluruh objek secara maksimal dan profesional,” tegasnya.
Selain pengamanan arus lalu lintas, perhatian khusus juga diberikan pada pengamanan tempat ibadah, sarana transportasi umum, serta destinasi wisata. Pendekatan humanis menjadi penekanan utama, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait juga didorong untuk mengoptimalkan sosialisasi stimulus pemerintah serta rekayasa lalu lintas melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.
Di sektor ekonomi, Satgas Pangan bersama stakeholder terkait akan melakukan pengawasan ketat terhadap potensi gejolak harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk BBM dan BBG. Penindakan tegas akan dilakukan apabila ditemukan penyimpangan, dengan tetap memperhatikan stabilitas pasokan.
Mitigasi Bencana Jadi Prioritas
Mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat mengganggu kelancaran mudik dan pelaksanaan ibadah Idul Fitri, seluruh stakeholder diminta proaktif melakukan mitigasi. Persiapan jalur evakuasi, titik pengungsian, distribusi logistik, hingga kesiapan perlengkapan SAR seperti genset dan jaringan komunikasi menjadi bagian dari skenario kontinjensi yang disiapkan.
Kepala BPBD Bombana bersama instansi terkait menegaskan pentingnya kesiapsiagaan terpadu guna meminimalisir dampak bencana secara komprehensif.
Samakan Persepsi, Hindari Tumpang Tindih
Kegiatan vicon ini bertujuan menyamakan persepsi, menyatukan visi, serta memperjelas pembagian tugas dan kewenangan seluruh instansi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pengamanan Idul Fitri dan arus mudik di wilayah hukum Polres Bombana dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan berakhir pada pukul 14.15 Wita dalam situasi aman dan kondusif.
Melalui sinergi lintas sektor yang kuat, Polres Bombana menunjukkan komitmen penuh untuk menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momentum Lebaran 2026.














