BirokrasiEkobisHUKUMSosial

Sinergi Polres dan Pomkab Bombana Berbuah Panen Jagung 1 Ton di Rarowatu Utara

31
×

Sinergi Polres dan Pomkab Bombana Berbuah Panen Jagung 1 Ton di Rarowatu Utara

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Polres Bombana memanen jagung sebanyak 1 ton di Desa Lantouwa, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Jumat (13/2/2026). Panen tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan 2026 yang melibatkan pembinaan langsung kepada petani.

Panen dilakukan di lahan seluas satu hektare milik Aco, warga setempat yang tergabung dalam kelompok tani binaan kepolisian. Lahan yang dikelola dengan sistem monokultur itu menghasilkan sekitar 1.000 kilogram jagung dalam satu kali masa panen.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita itu dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M. Si – Ahmad Yani, S. Pd., M. Si., dan  Pj.Sekda Bombana, Ir Syahrun. Hadir pula jajaran kepala OPD seperti Kepala BPBD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bahkan Inspektur Daerah dan Kepala DPM-PTSP serta Kepala Dinas Kominfo dan Statistik juga turut ambil andil dalam panene tersebut.

Selain itu, hadir pula Camat Rarowatu Utara, Kepala Desa Lantouwa, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas , Kabag SDM Polres Bombana, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati Bombana menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mendukung swasembada pangan.

Menurut dia, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, pihak kepolisian menyebut program pembinaan kelompok tani merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan. Selain meningkatkan hasil produksi,

pendekatan tersebut juga bertujuan mendorong kemandirian petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan.
Jagung hasil panen kali ini belum masuk dalam skema penyerapan tertentu.

Meski demikian, kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat di Bombana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!