
Rumbia, Infobombana.id – Stand pameran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana diserbu warga pada kegiatan Pameran Pembangunan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bombana ke-22 Tahun 2025.
Pantauan Infobombana.id di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang tinggi. Masyarakat tampak memadati stand Dinkes Bombana yang berlokasi di eks Pelataran MTQ Ruang Terbuka Hijau, Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah. Warga datang silih berganti untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh tenaga kesehatan.
Pameran pembangunan tersebut resmi dibuka pada Senin malam (15/12/2025). Meski pembukaan bersifat seremonial, pelayanan kesehatan sudah langsung berjalan sejak awal karena besarnya animo masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin, SE, mengatakan keikutsertaan Dinkes Bombana dalam pameran ini sangat berkorelasi dengan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis.
“Pameran ini sangat berkorelasi dengan program nasional. Di tahun 2025, secara umum di Sulawesi Tenggara, target pemeriksaan kesehatan gratis harus mencapai 36 persen. Provinsi Sultra sudah mencapai target tersebut, begitu juga Kabupaten Bombana, baik untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa maupun masyarakat umum,” ujar Darwin.
Menurutnya, pameran pembangunan menjadi momentum yang tepat karena sejalan dengan pelaksanaan program nasional kesehatan. Ia mengibaratkan korelasi tersebut sebagai gayung bersambut, di mana kehadiran pameran mampu mendorong peningkatan cakupan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Paling tidak, di tahun depan target 36 persen itu dikali dua, sehingga bisa mencapai sekitar 70 persen. Karena tahun depan persentase target yang harus kita capai naik lagi, seharusnya berada di angka 76 persen,” jelasnya.
Darwin mengungkapkan, bahkan sebelum pembukaan resmi dilakukan, masyarakat sudah mulai berdatangan untuk memanfaatkan layanan kesehatan.
“Ini belum dilakukan pembukaan, tapi saya sudah melihat animo masyarakat yang masuk untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Animonya sangat besar,” katanya.
Melihat tingginya minat masyarakat, Dinkes Bombana memutuskan untuk langsung membuka pelayanan meskipun acara seremoni peembukaan belum dimulai.
“Paling tidak, dengan animo masyarakat yang tinggi untuk pemeriksaan kesehatan, Alhamdulillah kita langsung buka pelayanan,” ujarnya.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol.
“Empat layanan pemeriksaan dasar itu kami siapkan,” jelas Darwin.
Ia menambahkan, apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lanjutan, maka tenaga medis akan melakukan rujukan ke RSUD.
Terkait capaian target, Darwin menegaskan bahwa program nasional pemeriksaan kesehatan gratis telah terpenuhi, karena secara keseluruhan kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara telah mencapai angka 36 persen.
Ke depan, Dinkes Bombana juga menyiapkan strategi lanjutan untuk mencapai target 76 persen. Salah satunya melalui pelayanan langsung ke masyarakat.
“Ke depan, untuk mencapai target itu mungkin agak berat. Karena itu, nantinya kita akan lakukan pelayanan secara door to door,” ungkapnya.
Darwin juga menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan di stand pameran dilakukan secara bergilir oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan.
“Hari ini petugas dari rumah sakit. Besok malam dari Puskesmas Rumbia Tengah, lusa dari Puskesmas Rumbia, dan pada tanggal 18 nanti kita gunakan tenaga gabungan,” katanya.
Ia memastikan seluruh pelayanan kesehatan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) program nasional.
“Jika ada yang sulit ditangani di lokasi, maka akan kita rujuk sesuai juknis pemeriksaan kesehatan gratis. Tapi pada umumnya, peserta yang datang kondisinya masih ringan,” pungkas Darwin.














