Scroll untuk baca artikel
       
Birokrasi

Tancap Gas, Pj. Sekda Bombana Beri Sinyal Evaluasi Kinerja ASN 

126
×

Tancap Gas, Pj. Sekda Bombana Beri Sinyal Evaluasi Kinerja ASN 

Sebarkan artikel ini
Pj. Sekda Bombana, dr. Sunandar, MM. Kes

Rumbia, infobombana.id Baru beberapa hari dilantik, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar, MM.Kes., langsung tancap gas. Tak main-main, ia memberi sinyal kuat akan adanya evaluasi besar-besaran terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bombana.

Langkah awal yang akan ditempuhnya adalah mengidentifikasi seluruh permasalahan kepegawaian, mulai dari kedisiplinan hingga distribusi jabatan yang dinilai masih sarat dengan unsur like and dislike (Suka dan Tidak Suka)

“Pak Bupati sudah memerintahkan kami untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang ada dalam tata kelola kepegawaian. Termasuk distribusi jabatan yang dalam beberapa waktu terakhir masih banyak dipengaruhi faktor subjektivitas. Itu yang akan coba kita benahi,” tegas Sunandar usai mengikuti buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Bombana, Sabtu (15/3/2025).

Sebagai pejabat kepercayaan Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, ia memastikan akan bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan visi dan misi daerah. Salah satunya adalah memastikan ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bekerja dengan disiplin dan profesional demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana mungkin seseorang bisa bekerja dengan baik kalau tidak disiplin? Kedisiplinan adalah kunci utama dalam membangun kinerja ASN yang berkualitas. Karena itu, pembenahan ini akan dilakukan menyeluruh, bukan sekadar formalitas,” lanjutnya.

Sunandar pun menegaskan, jika ditemukan ASN yang kinerjanya lemah atau tidak sesuai aturan, maka akan ada perombakan ulang.

“Kalau ada potensi yang tidak sesuai dengan aturan, tentu akan kita benahi. Kita ingin Bombana memiliki birokrasi yang lebih profesional, tanpa ada lagi praktik yang justru menghambat kemajuan daerah,” pungkasnya.

Sinyal keras ini menandakan bahwa roda pemerintahan di Bombana sedang bergerak ke arah yang lebih tegas. ASN yang selama ini bekerja setengah hati tampaknya harus bersiap menghadapi perubahan besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!