Rumbia, infobombana.id – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, langsung tancap gas usai tiba di Bombana. Tanpa menunggu waktu lama, ia memberikan penekanan soal pelayanan publik yang ditujukan kepada para camat, lurah, dan kepala desa dalam acara penjemputan, ramah tamah sekaligus buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati, Senin (3/3/2025).
Di hadapan para pejabat daerah itu, Burhanuddin mengeluarkan instruksi tegas agar para pemangku jabatan tidak hanya duduk di kantor, sementara masyarakat harus kesulitan menemui ketika mereka butuh pelayanan.
Pesan itu bukan sekedar retorika. Burhanuddin menegaskan, kepemimpinan di bawah duetnya bersama Wakil Bupati Ahmad Yani untuk periode 2025-2030 bertumpu pada prinsip kedekatan dengan rakyat. Ia menginginkan para camat, lurah, dan kepala desa benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pemegang jabatan administratif.
“Saya mohon, camat minimal sekali seminggu turun ke desa. Kepala desa? Setiap hari harus bisa berhubungan langsung dengan warganya. Jangan hanya duduk dan menunggu di kantor. Tugas kita ini melayani, bukan dilayani,” lanjutnya.
Tak berhenti di situ, Burhanuddin juga membuka ruang kritik bagi dirinya sendiri. Baginya, pemimpin bukan sosok yang kebal masukan, melainkan harus siap menerima aspirasi rakyat demi perbaikan pelayanan.
“Kami bersedia dikritik. Kami ini pelayan masyarakat. Saya minta para kepala desa, tugas kita hanya melayani masyarakat. Masyarakat kalau ada yang tidak senang, kalau ada aspirasi yang tidak dikerjakan oleh kepala desa, termasuk camat sampaikan ke saya, Insya Allah semua persoalan yang tidak selesai kalau sampai ke tangan saya akan saya selesaikan,” tegasnya, disambut anggukan para hadirin.
Arahan tegas ini jelas menjadi peringatan keras bagi para pemangku jabatan di tingkat bawah. Burhanuddin ingin memutus kultur birokrasi kaku. Ia tak mau ada pejabat yang sibuk menenteng jabatan seakan-akan mereka harus selalu dihampiri warga, sementara keluhan rakyat justru dibiarkan menggantung.
Dengan instruksi ini, Burhanuddin memastikan, Bombana di bawah kepemimpinannya bukan hanya bicara program, namun ada aksi nyata.
Di penghujung sambutannya Burhanuddin meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu untuk berkunjung di Rujab Bupati. Sebab, menurutnya rujab itu adalah rumah rakyat yang delalu terbuka lebar untuk seluruh warga Bombana.
Instruksi Bupati cukup mendasar tentang arah pembangunan kab. Bombana semakin bahagia, namun perangkat pengawas administrasi juga perlu punya kompetensi yg tepat dalam memilih perangkat struktural xa sehingga tidak ada mal administrasi dan kebijakan ketika aksi nyata di lingkungan masyarakat terutama kesepakatan saat musrembang sering tidak sesuai program yang disampaikan kepada pemangku struktural yang mengawasi xa, tentu sesuai kebutuhan yang selaras dengan visi, misi yang sudah ditetapkan 🤝