HUKUMBirokrasi

Tongkat Estafet Pimpinan Polres Bombana Berganti, Bupati Burhanuddin Tekankan Stabilitas Daerah

25
×

Tongkat Estafet Pimpinan Polres Bombana Berganti, Bupati Burhanuddin Tekankan Stabilitas Daerah

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Resor Bombana kembali bergulir. Setelah setahun mengemban amanah, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K. resmi menyerahkan tongkat komando kepada AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K. dalam acara pisah sambut yang digelar Pemerintah Kabupaten Bombana di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (6/1/2026.) malam.

Acara tersebut dihadiri Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M.Si, Wakil Bupati Ahmad Yani, unsur Forkopimda, jajaran Polres Bombana, pimpinan instansi vertikal, hingga tokoh masyarakat. Suasana berlangsung khidmat, namun tetap akrab, sebuah penanda transisi kepemimpinan yang relatif stabil di wilayah yang dikenal sebagai kawasan tambang dan pertanian itu.

Bagi Bombana, pergantian ini bukan hanya sebagai rutinitas organisasi. Estafet kepemimpinan Polres Bombana dalam dua tahun terakhir mencerminkan kesinambungan arah kebijakan keamanan daerah. Pada Januari 2025 lalu, AKBP Wisnu Hadi masuk menggantikan AKBP Roni Syahendra, membawa pendekatan humanis dan penekanan pada stabilitas sosial di tengah dinamika daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menilai kontribusi Wisnu Hadi selama menjabat cukup signifikan dalam menjaga iklim kondusif di Bombana. Stabilitas keamanan, kata dia, menjadi prasyarat utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

“Selama kurang lebih satu tahun bertugas di Bombana, AKBP Wisnu Hadi telah berkontribusi menjaga daerah ini tetap aman, damai, dan kondusif. Ini modal penting bagi pembangunan,” ujar Burhanuddin.

Sementara itu, AKBP Wisnu Hadi sendiri mengakui Bombana meninggalkan kesan mendalam baginya. Meski dikenal dengan cuaca panas dan karakter wilayah yang beragam, ia menilai masyarakat Bombana mampu merawat harmoni sosial.

“Bombana adalah daerah yang indah. Masyarakatnya beragam, tetapi hidup rukun tanpa konflik besar. Bagi kami, Bombana sudah seperti rumah kedua,” kata Wisnu.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat atas kerja sama selama masa tugasnya. Ia sekaligus memohon maaf atas kekhilafan yang mungkin terjadi. Wisnu Hadi selanjutnya akan melanjutkan pengabdian sebagai pejabat di Polres Padang Panjang. Tongkat estafet kini berada di tangan AKBP Eko Sutomo.

Dalam pernyataannya, Eko Sutomo menegaskan komitmen untuk melanjutkan pola pelayanan terbuka dan responsif yang telah dibangun sebelumnya.

“Saya siap menerima masukan dan siap melayani masyarakat selama 24 jam demi menjaga keamanan Bombana,” ujarnya.

Ia menekankan prinsip kehadiran negara sebagai fondasi utama tugas kepolisian. “Negara harus hadir dan tidak boleh kalah. Setiap kehadiran aparat harus demi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Pergantian ini menandai babak baru kepemimpinan Polres Bombana, sekaligus menjadi kelanjutan dari rangkaian transisi sejak 2025, dari AKBP Roni Syahendra ke AKBP Wisnu Hadi, hingga kini ke AKBP Eko Sutomo.

Di tengah tantangan keamanan dan pembangunan daerah, kesinambungan kepemimpinan menjadi ujian sekaligus harapan bagi wajah pelayanan kepolisian di Bumi Wonua Bombana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!