
KABAENA, INFOBOMBANA.ID – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 terasa semakin meriah di Pulau Kabaena. Salah satunya melalui kegiatan jalan santai yang digelar PT Timah Investasi Mineral (PT TIM) dalam rangka memperingati HUT ke-30 perusahaan.
Kegiatan yang diikuti ribuan warga Kabaena tersebut mendapat apresiasi dari Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman Kabaena, Ustadz Abdullah Fahmi Majid.
Menurut Abdullah Fahmi, jalan santai yang digelar PT TIM menjadi salah satu kegiatan besar yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan, terlebih pelaksanaannya berlangsung dalam momentum bulan kemerdekaan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PT Timah Investasi Mineral. Salah satunya kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati ulang tahun perusahaan yang menjadi salah satu event besar di Pulau Kabaena,” ujar Abdullah Fahmi.
Pria yang kerap di sapa Ustadz Fahmi inj menilai, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-30 PT TIM, tetapi juga turut menyemarakkan suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Semangat kemerdekaan, kata dia, idealnya tidak hanya diwujudkan melalui upacara atau kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu memperkuat persatuan, silaturahmi dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Jalan santai yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat Kabaena dinilai menjadi salah satu ruang untuk membangun kebersamaan tersebut.
“Kami selalu diundang dan berusaha hadir dalam kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan oleh PT Timah,” katanya.
Perayaan HUT ke-30 PT TIM yang bertepatan dengan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 pun menjadi momentum tersendiri bagi masyarakat Kabaena. Jalan santai bukan hanya menghadirkan suasana rekreatif, tetapi juga mempertemukan perusahaan, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan, merawat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat membangun Kabaena.
Dinilai Perkuat Hubungan Perusahaan dan Masyarakat
Ustadz Fahmi mengatakan, hubungan antara perusahaan dan masyarakat sudah seharusnya dibangun melalui komunikasi dan kegiatan yang memberikan manfaat bersama.
Ia menyebut PT TIM selama ini tidak hanya hadir melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat, tapi juga memberikan dukungan terhadap keberadaan Pondok Pesantren Darul Iman Kabaena di Teomokole, Kecamatan Kabaena.
“Yang paling utama adalah dukungan PT Timah sejak awal berdirinya pesantren hingga hari ini. Setiap kali pesantren membutuhkan bantuan, PT Timah selalu terbuka untuk memberikan dukungan,” ungkapnya.

Dukungan tersebut, lanjut Fahmi, juga dirasakan dalam proses penataan dan pembangunan lingkungan pesantren. Alat-alat berat milik PT TIM turut membantu penataan lokasi sehingga kawasan pesantren dapat dikembangkan dengan lebih baik.
Karena itu, ia berharap sinergitas antara Pondok Pesantren Darul Iman Kabaena dan PT TIM dapat terus diperkuat.
“Insya Allah, segala sesuatu apabila dikomunikasikan dengan baik dan jelas, serta memiliki dampak untuk kebaikan, maka kita bisa saling bersinergi. Kita bisa saling berbuat baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, dari sejumlah perusahaan tambang yang beraktivitas di Pulau Kabaena, PT TIM merupakan salah satu perusahaan yang memberikan kontribusi besar terhadap pesantren yang dipimpinnya.
“Dari seluruh perusahaan tambang yang ada di Pulau Kabaena, PT Timah merupakan salah satu yang memberikan kontribusi paling besar kepada pesantren kami,” ujarnya.

Semangat Kemerdekaan dan Kemajuan Pendidikan
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat pentingnya membangun sumber daya manusia melalui pendidikan.
Abdullah Fahmi mengatakan, Pondok Pesantren Darul Iman Kabaena terus berupaya mengembangkan pendidikan yang memadukan ilmu agama, ilmu umum dan berbagai keterampilan.
Pesantren yang berada di Kompleks Lorong Kuda, Kelurahan Teomokole tersebut saat ini memiliki jenjang pendidikan SMP dan SMA. Para santri dibekali berbagai bidang ilmu, mulai dari pendidikan diniyah, bahasa Arab, tafsir, hadis, usul fikih, matematika, IPA, fisika, bahasa Inggris, komputer hingga olahraga dan bela diri.
“Kami ingin anak-anak berkembang sesuai dengan potensi dan passion masing-masing,” katanya.

Ia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dapat terus mendorong kemajuan pendidikan di Kabaena.
Bagi Abdullah Fahmi, semangat kemerdekaan yang diperingati setiap tahun harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata untuk meningkatkan kualitas masyarakat.
“Insya Allah, Darul Iman Kabaena berkomitmen menjadi pionir sekaligus mercusuar pendidikan, bukan hanya dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga pendidikan masyarakat,” pungkasnya.














