Scroll untuk baca artikel
BirokrasiHUKUM

Bupati Bombana Buka Pintu Kolaborasi dengan Kajari Baru, Fokus Kawal Pemerintahan dan Cegah Korupsi

214
×

Bupati Bombana Buka Pintu Kolaborasi dengan Kajari Baru, Fokus Kawal Pemerintahan dan Cegah Korupsi

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Pergantian pimpinan di Kejaksaan Negeri Bombana menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memperkuat kolaborasi dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., berharap kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bombana yang baru, Mohtar Arifin, S.Kom., S.H., M.H., dapat memperkuat koordinasi, terutama dalam pendampingan hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi.

Harapan itu disampaikan Burhanuddin saat menyambut Mohtar Arifin dalam acara penyambutan dan ramah tamah di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana, Kamis (20/8/2026).

Bupati Burhanuddin hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., dan Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, para camat serta jajaran Kejaksaan Negeri Bombana.

Bupayi Bombana mengatakan hubungan pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum perlu dibangun melalui koordinasi yang kuat.

Menurut dia, sinergi tersebut penting agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan sesuai ketentuan sekaligus meminimalkan potensi persoalan hukum.

Ia pun menyambut kedatangan Mohtar Arifin beserta keluarga di Bombana. “Selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Wonua Bombana kepada Bapak Mohtar Arifin, S.Kom., S.H., M.H., beserta keluarga,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin berharap kepemimpinan baru di Kejaksaan Negeri Bombana dapat membawa semangat baru dalam membangun hubungan kelembagaan.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya pengawalan dan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah.

Baginya, fungsi tersebut diperlukan agar pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga memiliki kepastian hukum.

“Kami berharap kehadiran Bapak dapat semakin memperkuat kerja sama, khususnya dalam pengawalan dan pendampingan hukum, pencegahan tindak pidana korupsi, serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat Bombana,” kata dia.

Dengan demikian, kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada penindakan ketika terjadi pelanggaran. Pemerintah daerah ingin memperkuat langkah pencegahan melalui komunikasi dan koordinasi sejak awal.

Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Andi Helmi Adam, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Bombana.

Andi Helmi kini mendapat penugasan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, Kalimantan Utara.

Burhanuddin mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama Andi Helmi menjalankan tugas di Bombana.

Sementara itu, Mohtar Arifin mengatakan amanah sebagai Kajari Bombana merupakan tanggung jawab besar.

Ia menilai pelaksanaan tugas kejaksaan membutuhkan dukungan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, jajaran satuan kerja hingga masyarakat.

Menurut Mohtar, komunikasi dan sinergi menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas penegakan hukum di daerah.

“Kedepan, kami akan mengedepankan perkara yang berkeadilan, terutama perkara masyarakat, dengan pendekatan restorative justice dan humanis,” ujar Mohtar.

Pendekatan tersebut, kata dia, akan menjadi salah satu perhatian dalam menangani perkara yang berkaitan dengan masyarakat.

Mohtar juga meminta dukungan Bupati Bombana, Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat selama dirinya menjalankan tugas sebagai Kajari Bombana.

Setelah prosesi penyambutan, Bupati dan Wakil Bupati Bombana menyerahkan cenderamata kepada Mohtar Arifin.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda dan tamu undangan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, kedatangan Kajari baru menjadi titik awal untuk memperkuat komunikasi dengan Kejaksaan Negeri Bombana. Kolaborasi itu diharapkan dapat berjalan seiring antara kepentingan penegakan hukum, pencegahan korupsi, dan kelancaran pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *