Scroll untuk baca artikel
BirokrasiSosial

Hadiri Haul ke-29 Pendiri NW, Bupati Bombana Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

172
×

Hadiri Haul ke-29 Pendiri NW, Bupati Bombana Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi muda yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, dan berakhlak mulia di tengah perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Burhanuddin saat menghadiri Haul ke-29 pendiri Nahdlatul Wathan (NW), TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang dirangkaikan dengan kegiatan Bombana Bersholawat di Yayasan Pondok Pesantren Khairussunan NW, Desa Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Burhanuddin, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penguatan nilai agama, pembentukan karakter, dan penanaman kepedulian sosial juga menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus.

Ia menilai, pesantren dan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas, nilai keagamaan, dan akhlak mulia.

“Pemerintah Kabupaten Bombana sangat mengharapkan peran pesantren dan lembaga pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai agama dan jati dirinya,” ujar Burhanuddin.

Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah

Selain mengenang perjuangan dan keteladanan pendiri Nahdlatul Wathan, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, kalangan pesantren, ulama, dan masyarakat.

Burhanuddin mengajak masyarakat menjadikan Bombana Bersholawat sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak agar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan bermasyarakat.

“Melalui Bombana Bersholawat, mari kita satukan hati, memperkuat ukhuwah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat. Sebab, ilmu akan semakin bermakna ketika disertai dengan akhlak,” ungkapnya.

Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Masa Depan

Burhanuddin menambahkan, masa depan Kabupaten Bombana membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak mulia, dan kepedulian sosial.

Karena itu, pendidikan dan pembinaan karakter perlu terus diperkuat melalui lembaga pendidikan, pesantren, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Peringatan Haul ke-29 pendiri Nahdlatul Wathan yang dirangkaikan dengan Bombana Bersholawat diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya mewariskan nilai-nilai keteladanan ulama kepada generasi muda.

Penguatan moral dan spiritual tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Bombana yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *