Scroll untuk baca artikel
EkobisSosial

Ketua TP-PKK Bombana Apresiasi Giat Pasar Murah Pemkab, Beras 5 Kg Cuma Rp55 Ribu

170
×

Ketua TP-PKK Bombana Apresiasi Giat Pasar Murah Pemkab, Beras 5 Kg Cuma Rp55 Ribu

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026.

Menurut Fatmawati, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu yang harus mengatur pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Ia menilai, pasar murah menjadi salah satu upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau di tengah tingginya harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Alhamdulillah, hari ini kami sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu,” kata Fatmawati, saat menghadiri giat pasar murah di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), eks Pelataran MTQ, Kecamatan Rumbia, Kamis (22/10/2026).

Fatmawati mencontohkan harga beras kemasan 5 kilogram yang dijual di pasaran mencapai Rp70.000. Sementara melalui Gerakan Pangan Murah, beras dengan kemasan yang sama dijual seharga Rp55.000.

Artinya, masyarakat dapat menghemat Rp15.000 untuk setiap pembelian beras kemasan 5 kilogram dibandingkan harga yang disebutkannya di pasaran.

“Sebagaimana kita ketahui, harga kebutuhan pokok, terutama beras, cukup tinggi. Beras kemasan 5 kilogram yang dijual di luar dengan harga Rp70.000, di pasar murah ini hanya Rp55.000,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bombana yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Jadi, masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bombana atas pelaksanaan kegiatan ini,” tambahnya.

TP-PKK Soroti Kebutuhan Pangan Keluarga

Bagi keluarga, keterjangkauan harga pangan bukan sekadar persoalan belanja harian. Harga bahan pokok turut menentukan bagaimana rumah tangga mengatur pengeluaran agar kebutuhan seluruh anggota keluarga tetap terpenuhi.

Karena itu, kegiatan Gerakan Pangan Murah memiliki arti penting, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana bersama jajaran anggotanya dalam kegiatan tersebut juga memperlihatkan perhatian terhadap persoalan yang dekat dengan kehidupan keluarga, terutama kebutuhan pangan rumah tangga.

Dalam keseharian, ibu rumah tangga kerap menjadi pihak yang mengatur belanja dan menyesuaikan kebutuhan keluarga dengan kondisi keuangan yang tersedia. Ketika harga bahan pokok meningkat, pengelolaan anggaran rumah tangga pun menjadi tantangan tersendiri.

Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat memperoleh alternatif untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah. Selisih harga yang terlihat kecil pada satu jenis barang dapat membantu meringankan pengeluaran ketika kebutuhan pangan harus dipenuhi secara rutin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *