Scroll untuk baca artikel
BirokrasiEkobisSosial

Pemkab Bombana Serahkan 32 Unit Alsintan untuk Petani di Empat Kecamatan, Ini Pesan Tegas Bupati

400
×

Pemkab Bombana Serahkan 32 Unit Alsintan untuk Petani di Empat Kecamatan, Ini Pesan Tegas Bupati

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menyerahkan 32 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di empat kecamatan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M. Si, di halaman Kantor Dinas Pertanian setempat, Kamis (15/10/2026).

Adapun jenis bantuan yang diserahkan meliputi, jonder, rotavator, rice transplanter dan mesin pompa air. Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Poleang Timur, Rarowatu, Rarowatu Utara, dan Lantari Jaya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bombana menegaskan bahwa seluruh alsintan harus dimanfaatkan untuk mendukung pertanian di daerah tersebut. Ia mengingatkan agar bantuan tidak digunakan di luar wilayah Bombana.

“Jangan ada alat diserahkan di Bombana, tapi digunakan di tempat lain, di luar Bombana,” kata Burhanuddin di hadapan kelompok tani dan aparat desa.

Ia meminta kelompok tani penerima menjaga dan memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya. Menurut Burhanuddin, keberadaan alsintan diharapkan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian di Bombana.

Bupati Burhanuddin menjelaskan, bantuan tersebut diperoleh melalui dukungan sejumlah pihak, termasuk melalui jalur aspirasi anggota DPR RI. Menurut dia, dukungan dari pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sarana pertanian yang belum sepenuhnya dapat diakomodasi melalui anggaran daerah.

“Jika kita berharap dari APBD, tidak mungkin mampu kita adakan ini. Kita patut beri apresiasi kepada mereka yang peduli pada daerah ini karena sejalan dengan visi-misi Bombana menuju Agrominapolitan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bombana, Syarif, mengatakan upaya memperoleh bantuan tersebut tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Ia menyebut Bupati Burhanuddin aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak di Jakarta untuk memperjuangkan dukungan bagi sektor pertanian daerah.

Olehnya itu, Syarif berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga memberikan manfaat bagi kegiatan produksi pertanian.

“Jadi tidak berlebihan kalau saya bilang, sengsara membawa nikmat. Kita akan gunakan bantuan ini sebaik-baiknya dan menuai hasil,” kata Syarif.

Secara teknis, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Bombana, Awang, menjelaskan bahwa 32 unit tersebut merupakan total keseluruhan bantuan yang terdiri atas jonder, rotavator, mesin pompa air dojo, serta rice transplanter atau mesin tanam padi.

Penerima bantuan merupakan kelompok tani yang telah terdaftar dan mengajukan permohonan sesuai mekanisme yang berlaku, bukan petani secara perorangan.

Awang mengatakan, bantuan berupa alat berukuran besar, yakni retapator dan jonder, berasal dari jalur aspirasi. Adapun bantuan jenis lainnya bersumber dari Pemerintah Kabupaten Bombana.

Menurut Awang, keberadaan alsintan tersebut diharapkan membantu petani dalam mengolah lahan, melakukan penanaman, dan memenuhi kebutuhan pengairan sawah. Mesin pompa air, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian ketika petani menghadapi kendala pengairan.

Ia menyebut satu sumur bor atau sumur pompa rata-rata dapat mengairi sekitar lima hektare sawah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Asosiasi Pemerintah Desa.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap bantuan alsintan tersebut dapat memperkuat sarana produksi pertanian, membantu kelompok tani meningkatkan produktivitas, dan mendukung pengembangan Bombana sebagai daerah Agrominapolitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *