Scroll untuk baca artikel
BirokrasiEkobisSosial

Pemkab Bombana Gotong Royong Bersihkan Sisa Kebakaran Pasar Tadoha Mappaccing

201
×

Pemkab Bombana Gotong Royong Bersihkan Sisa Kebakaran Pasar Tadoha Mappaccing

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana bergotong royong membersihkan sisa-sisa kebakaran di Pasar Sentral Tadoha Mappaccing, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal membersihkan kawasan pasar yang terdampak kebakaran. Sejumlah material sisa kebakaran yang masih berserakan di area pasar dibersihkan untuk mendukung proses penataan dan pemulihan lingkungan pasar.

Gotong royong tersebut melibatkan para asisten Sekretariat Daerah, staf ahli bupati, serta sejumlah kepala perangkat daerah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana.

Mereka turun langsung membersihkan area terdampak, termasuk bagian kawasan pasar yang sebelumnya dipenuhi material sisa kebakaran. Upaya bersama ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman sekaligus mempersiapkan kawasan pasar untuk penanganan selanjutnya.

Kebakaran yang melanda Pasar Sentral Tadoha Mappaccing menghanguskan sejumlah lapak, warung makan, dan gudang milik pedagang. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah bagian pasar mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Pemkab Bombana menunjukkan keterlibatan langsung dalam penanganan awal dampak kebakaran. Adapun langkah penataan dan pemulihan kawasan selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta kebutuhan penanganan pascakebakaran.

Sebelum kegiatan gotong royong dilaksanakan 4 instansi terlebih dahulu melakukan survey. Mereka adalah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Bombana  Satpol PP, BPBD dan Dinas Sosial. Survei lapangan dilakukan sehari sebelumnya untuk melihat kondisi pasar pascakebakaran.

Sekretaris Dinas Perindagkop Bombana, Muhammad Syukur Sigia, sebelumnya telah menyampaikan, berdasarkan data

Dinas Perindagkop Bombana, delapan unit kios di Blok A3 mengalami kerusakan parah. Selain itu, empat petak los terbuka bangunan lama juga mengalami kerusakan parah.

Sementara itu, sebanyak 24 unit bangunan los terbuka baru dilaporkan mengalami kerusakan sedang. Kebakaran juga berdampak pada satu unit bangunan penyimpanan stok barang.

Adapun 11 unit kios lainnya turut terdampak, tetapi tidak mengalami kerusakan parah sehingga masih dapat digunakan.

Dari sisi pedagang, sebanyak 20 orang tercatat terdampak kebakaran. Enam orang di antaranya dilaporkan mengalami kerugian besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *