Rumbia, infobombana.id – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada 18.758 keluarga penerima manfaat (KPM). Program ini diluncurkan secara simbolis di Kantor Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Rabu (18/3/2026).
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., meminta agar penyaluran bantuan tersebut dapat berlangsung cepat dan merata di seluruh wilayah, khususnya di 22 kecamatan di Kabupaten Bombana.
“Jadi saya berharap, terutama kepada rekan-rekan dari Bulog, desa dan kelurahan, serta camat, untuk membantu agar seluruh bantuan pangan ini bisa secepatnya tiba di masyarakat. Kalau bisa sebelum Lebaran ini sudah tersalurkan semua,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia menegaskan, momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri harus dimanfaatkan untuk meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Para penerima bantuan adalah mereka yang telah terdaftar dan memenuhi syarat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Bombana, Abdan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“Jumlah penerima bantuan di Bombana sebanyak 18.758 kepala keluarga,” kata Abdan.

Ia menjelaskan, khusus di Kecamatan Rumbia terdapat 897 KPM, dengan 311 KPM di antaranya berada di Kelurahan Lameroro sebagai lokasi peluncuran program.
Abdan berharap penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai prinsip tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat kualitas. Ia juga meminta dukungan dari aparat pemerintah setempat hingga aparat penegak hukum.
“Kami berharap aparat desa, kelurahan, dan camat dapat melakukan pendampingan dalam penyaluran bantuan ini. Termasuk dukungan dari TNI, kepolisian, dan kejaksaan agar distribusi berjalan dengan baik,” ujarnya.

Terkait keberlanjutan program, Abdan mengaku belum menerima informasi lanjutan dari kantor pusat. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, bantuan serupa berpotensi kembali disalurkan pada periode berikutnya.
“Untuk tahap ini merupakan alokasi Februari dan Maret yang disalurkan pada bulan Maret dan diperkirakan selesai pada April,” jelasnya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah TNI, Polri, , serta kepala desa. Warga penerima bantuan yang didominasi ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, termasuk dari Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.














