Konsel, Infobombana.id – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan tahap pertama untuk periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Program nasional ini menyasar 38.290 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Penyaluran secara simbolis berlangsung di Desa Ulunese, Kecamatan Kolono Timur, pada Rabu (18/3/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi bantuan ini.
“Semoga masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan bijak untuk mengurangi beban pengeluaran, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. Selain berikhtiar melalui bantuan pemerintah, mari kita perbanyak doa agar daerah kita selalu dalam keberkahan,” ujar Gubernur.

Secara teknis, Kepala Perum Bulog Cabang Konawe Selatan–Bombana, Abdan, menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan tersalurkan secara akurat. Ia merinci bahwa setiap keluarga penerima akan mendapatkan alokasi berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
“Kami berupaya memastikan bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu. Harapan kami, langkah ini dapat menstabilkan kebutuhan pokok masyarakat dan menekan potensi lonjakan harga menjelang Lebaran tahun 2026 ini,” jelas Abdan.
Berdasarkan data sebaran, Kabupaten Konawe Selatan menjadi daerah dengan jumlah penerima bantuan pangan terbanyak di Sulawesi Tenggara. Dari total sekitar 317 ribu penerima yang tersebar di 17 kabupaten/kota se-Sultra, Konsel menyumbang angka signifikan yakni 38.290 KPM. Secara spesifik, untuk wilayah Kecamatan Kolono Timur tercatat sebanyak 768 KPM, dengan 84 KPM di antaranya berada di Desa Ulunese.
Angka penerima tersebut diambil dari basis data yang akurat guna memastikan keadilan distribusi bagi warga yang berhak. Sebagai informasi tambahan, total populasi di Kabupaten Konawe Selatan mencapai 102.910 kepala keluarga berdasarkan data BPS tahun 2024.
Kegiatan peluncuran ini dihadiri Bupati Bombana, jajaran Kepala OPD, TNI/Polri, perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat. Warga menyambut antusias program ini, mengingat bantuan pangan menjadi solusi konkret dalam menghadapi persiapan hari raya di tengah fluktuasi harga pasar














