BirokrasiBerandaKesehatanPendidikanSosial

Tak Ingin Warga Terisolasi, Bupati Bombana Fokus Benahi Kesehatan, Pendidikan hingga Lingkungan di Kabaena

19
×

Tak Ingin Warga Terisolasi, Bupati Bombana Fokus Benahi Kesehatan, Pendidikan hingga Lingkungan di Kabaena

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Rombongan Bupati Bombana berkunjung ke layanan Kesehatan (RSUD) Tipe D di Kecamatan Kabaena Barat ((FOTO: DOK: KOMINFO BOMBANA)

Kabaena, Infobombana.id – Penetrasi pembangunan di wilayah kepulauan terus menjadi atensi serius Pemerintah Kabupaten Bombana. Memasuki hari ketiga kunjungan kerjanya di Pulau Kabaena, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, melakukan inspeksi mendalam terhadap sejumlah proyek strategis yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Langkah ini bukan sekedar kunjungan rutin, melainkan upaya konkret memastikan setiap rupiah dari anggaran pembangunan benar-benar terkonversi menjadi manfaat nyata bagi warga di wilayah terluar. Dalam konteks geografis Kabaena yang terpisah dari daratan utama, intervensi pembangunan menjadi kunci untuk mencegah isolasi layanan dasar.

Fokus utama Bupati Burhanuddin tertuju pada sektor kesehatan. Saat meninjau Puskesmas dan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Kabaena Barat, ia menekankan bahwa standar pelayanan di wilayah kepulauan tidak boleh tertinggal dibandingkan daerah daratan.

“Puskesmas ini nantinya harus benar-benar memberikan pelayanan optimal. Kita ingin masyarakat Kabaena mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa harus ke luar pulau,” ujar Bupati.

Penegasan tersebut mencerminkan arah kebijakan yang ingin memutus ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di luar pulau. Sebab, selama ini persoalan itu kerap menjadi beban biaya dan risiko tersendiri bagi pasien.

Tak berhenti di situ, prospek layanan kesehatan rujukan juga diperkuat melalui peninjauan lokasi rencana pembangunan RSUD Tipe D. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah dalam menjawab keterbatasan akses layanan medis, sekaligus mempercepat penanganan pasien tanpa harus dirujuk ke wilayah lain.

Selain sektor  kesehatan, sektor pendidikan menjadi perhatian penting dalam rangkaian agenda kerja tersebut. Saat mengunjungi SDN 06 Baliara Selatan, Bupati Burhanuddin meninjau langsung ruang kelas baru yang telah siap digunakan.

Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan bukan sekedar proyek fisik, melainkan investasi strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Fasilitas yang baik akan mendukung semangat belajar anak-anak kita,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan menjadi bagian integral dari visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Bombana.

Upaya pembangunan di Kabaena juga menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor. Dalam penanganan infrastruktur penunjang seperti rehabilitasi box culvert, yang berfungsi vital untuk sistem drainase dan pengendalian banjir, pemerintah daerah melibatkan pihak swasta sebagai bagian dari sinergi pembangunan.

Di sisi lain, perhatian terhadap aspek lingkungan turut menjadi prioritas. Peninjauan lokasi Tempat Penampungan Akhir (TPA) dilakukan sebagai langkah antisipatif agar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan tanpa kendali ekologis.

“kita ingin ke depan pengelolaan sampah di Kabaena lebih terarah dan modern, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tegasnya.

Rangkaian agenda pada hari ketiga ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan.

Melalui penguatan infrastruktur dasar, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan lingkungan, pemerintah berupaya memastikan bahwa masyarakat Kabaena tidak lagi berada dalam bayang-bayang keterisolasian, melainkan menjadi bagian utuh dari arus pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!