
Kendari, Infobombana.id – Simpul Relawan Indonesia (SRI) Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan Duta IAIN Kendari menggelar program Borong Berbagi Jumat dengan membeli seluruh dagangan pelaku usaha mikro dan menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Kendari, Jumat (5/6/2026).
Melalui program tersebut, relawan memborong dagangan dua penjual nasi kuning lokal sebelum membagikan sebanyak 100 paket makanan kepada pekerja sektor informal dan kelompok masyarakat yang masih beraktivitas di ruang publik.
Penerima manfaat dalam kegiatan ini antara lain pengemudi ojek, petugas kebersihan, buruh angkut, pedagang kecil, pekerja harian, hingga warga yang ditemui di sejumlah titik di Kota Kendari.
Koordinator SRI Sulawesi Tenggara, Hasfil, mengatakan program tersebut dirancang untuk menciptakan manfaat ganda, yakni membantu pelaku usaha mikro memperoleh pendapatan sekaligus menghadirkan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini tidak hanya tentang berbagi makanan. Kami ingin memastikan pelaku usaha kecil juga merasakan manfaatnya. Saat dagangan mereka diborong, ada tambahan penghasilan yang membantu keberlangsungan usaha mereka. Setelah itu, makanan tersebut dapat langsung dinikmati masyarakat yang membutuhkan,” kata Hasfil.

Menurut dia, pendekatan tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan ekonomi kerakyatan yang sederhana namun berdampak langsung. Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian pelaku usaha mikro, kepastian produk terjual dalam jumlah besar dinilai mampu memberikan ruang napas bagi keberlangsungan usaha mereka.
Salah seorang penjual nasi kuning yang dagangannya diborong mengaku terbantu dengan program tersebut. Selain meningkatkan pendapatan harian, kegiatan itu juga menjadi motivasi bagi pelaku usaha kecil untuk terus menjalankan usahanya.
“Biasanya kami menunggu pembeli datang satu per satu. Hari ini dagangan langsung habis dan bisa bermanfaat untuk banyak orang. Kami sangat bersyukur dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Asri.
Keterlibatan Duta IAIN Kendari dalam kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Selain membantu proses distribusi, para mahasiswa terlibat langsung berinteraksi dengan masyarakat penerima manfaat.
Perwakilan Duta IAIN Kendari, Nirga, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus mengimplementasikan nilai pengabdian kepada sesama.
“Melalui kegiatan ini kami belajar bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Bertemu langsung dengan para pekerja yang tetap berjuang memenuhi kebutuhan keluarga menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi kami,” kata Nirga.
Program Borong Berbagi Jumat dinilai menjadi contoh kolaborasi sosial yang mampu menghubungkan kepentingan pelaku usaha mikro dengan kebutuhan masyarakat. Dengan konsep sederhana, program tersebut tidak hanya mendorong perputaran ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menjelang siang, seluruh paket makanan yang disiapkan relawan telah tersalurkan. Bagi penyelenggara, keberhasilan program itu bukan hanya diukur dari jumlah paket yang dibagikan, melainkan dari manfaat yang dirasakan secara bersamaan oleh pelaku usaha kecil dan masyarakat penerima bantuan.
Melalui kegiatan tersebut, SRI Sulawesi Tenggara dan Duta IAIN Kendari berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih inklusif dan berdaya.















