Scroll untuk baca artikel
BirokrasiKesehatan

Bupati Bombana Canangkan Gerakan Cegah Stunting Lewat Aksi Bergizi di SMAN 7, Dorong Budaya Hidup Sehat Sejak Dini

5
×

Bupati Bombana Canangkan Gerakan Cegah Stunting Lewat Aksi Bergizi di SMAN 7, Dorong Budaya Hidup Sehat Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana memperkuat upaya pencegahan stunting dengan menanamkan budaya hidup sehat di kalangan pelajar. Langkah tersebut diwujudkan melalui Gerakan Cegah Stunting melalui Aksi Bergizi yang dipusatkan di SMAN 7 Bombana, Kecamatan Poleang Selatan, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kabupaten Bombana itu dibuka secara resmi oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Program tersebut menjadi bagian dari strategi meningkatkan kesehatan remaja, khususnya mencegah anemia pada remaja putri yang berpotensi meningkatkan risiko stunting di masa mendatang.

Selain Aksi Bergizi, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta didik, Gerakan Sekolah Sehat, serta edukasi kesehatan untuk membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. Andy Edi Surahmat, M.Kes., unsur Forkopimda Kabupaten Bombana, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., sejumlah kepala perangkat daerah, camat, kepala sekolah, tenaga kesehatan, guru, orang tua siswa, serta para peserta didik.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang membentuk karakter dan kebiasaan hidup sehat bagi generasi muda.

“Saya berharap kegiatan seperti ini mampu membangun kesadaran anak-anak kita untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Burhanuddin.

Ia juga mengajak masyarakat, terutama remaja putri, untuk membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) setiap pekan sebagai langkah pencegahan anemia.

“Anak-anak kita adalah aset dan harapan masa depan daerah. Menjaga kesehatan mereka merupakan investasi yang sangat penting. Saya berharap kebiasaan hidup sehat ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi terus diterapkan di sekolah maupun di rumah dengan dukungan guru dan orang tua,” katanya.

Usai pembukaan, Bupati Bombana bersama jajaran meninjau sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi para peserta didik. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan perwakilan kepala sekolah sebagai bentuk komitmen memperkuat pelaksanaan Program Sekolah Sehat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi minum Tablet Tambah Darah secara serentak oleh siswi remaja putri. Para peserta juga memperoleh edukasi mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pentingnya aktivitas fisik, pola konsumsi gizi seimbang, serta manfaat Tablet Tambah Darah dalam menjaga kesehatan remaja.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kesadaran menerapkan pola hidup sehat terus tumbuh di lingkungan sekolah dan keluarga. Upaya itu dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi Bombana yang sehat, cerdas, produktif, sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *