Scroll untuk baca artikel
BirokrasiHUKUMPendidikanSosial

Cegah Karhutla di TN Rawa Aopa, Petugas Gabungan Pasang Baliho dan Bagikan Imbauan kepada Pengendara

108
×

Cegah Karhutla di TN Rawa Aopa, Petugas Gabungan Pasang Baliho dan Bagikan Imbauan kepada Pengendara

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Sejumlah instansi di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW), Jumat (4/9/2026).

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli gabungan, pembagian brosur kepada pengendara, serta pemasangan baliho imbauan pencegahan karhutla di sejumlah titik strategis. Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, pengelola taman nasional, dan instansi terkait.

Kegiatan diawali dari Mako Polres Bombana sekitar pukul 08.00 Wita. Selanjutnya, personel gabungan bergerak menuju Kantor SPTN Rawa Aopa Wilayah II di Kecamatan Lantari Jaya.

Wakapolres Bombana Kompol Basri, S.H. yang membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Pencegahan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola kawasan taman nasional, Manggala Agni, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Wakapolres Bombana Kompol Basri.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di kawasan taman nasional untuk tidak melakukan pembakaran, karena api yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan serta masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini. Jangan melakukan pembakaran di dalam kawasan hutan karena dampaknya bukan hanya terhadap kelestarian lingkungan, tetapi asapnya juga dapat mengganggu masyarakat yang melintas di jalur kawasan taman nasional,” katanya. .

Pada kesempatan itu, para petugas membagikan brosur berisi imbauan pencegahan karhutla kepada pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Petugas kemudian melaksanakan patroli bersama di kawasan TN Rawa Aopa Watumohai. Patroli dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan sekaligus untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.

Selain patroli, baliho berisi imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan juga dipasang di sejumlah lokasi strategis yang mudah dilihat pengguna jalan.

Kepala BPBD Kabupaten Bombana Drs. Hasdin Ratta, M.Si., Wakapolres Bombana Kompol Basri, S.H., Camat Lantari Jaya Amsal, S.K.M., dan Kepala SPTN Wilayah II Aris, S.Hut., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula Kasat Samapta Polres Bombana AKP Suis Mail K., S.Si., Kapolsek Lantari Jaya IPTU Prasetyo Nento, S.H., M.H., Kabid Damkar Waridin, S.I.P., serta Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Bombana Supriadi, S.Si.

Cegah Pembakaran di Kawasan Taman Nasional

Pencegahan karhutla menjadi penting karena kawasan TN Rawa Aopa Watumohai merupakan wilayah yang perlu dijaga dari aktivitas pembakaran yang berpotensi meluas dan mengganggu lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Petugas juga mengingatkan masyarakat yang melintas di dalam kawasan taman nasional agar tidak melakukan pembakaran hutan ataupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran.

Asap yang ditimbulkan dari kebakaran, selain mengancam kawasan hutan, juga dapat mengganggu jarak pandang dan keselamatan masyarakat yang melintas di jalur kawasan taman nasional.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Patroli dan sosialisasi juga dilakukan bersama unsur terkait, termasuk Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, serta Pemerintah Kabupaten Bombana.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami risiko kebakaran hutan dan ikut menjaga kawasan TN Rawa Aopa Watumohai dari ancaman api.

Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *