
RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana menggelar Forum Satu Data Indonesia untuk menyosialisasikan rencana penginputan data statistik sektoral daerah melalui aplikasi E-Walidata SIPD-RI dan Satu Data Kabupaten. Kegiatan berlangsung di Aula Diskominfos Bombana, Kamis (25/6/ 2026).
Forum tersebut diikuti admin Satu Data atau walidata dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman aparatur mengenai tata kelola data statistik sektoral yang terintegrasi sebagai bagian dari implementasi kebijakan Satu Data Indonesia.
Sekretaris Diskominfos Bombana, Marwan Sukamin, yang mewakili Kepala Dinas, mengatakan data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurut dia, pemerintah daerah memiliki kewajiban menyediakan informasi pembangunan dan informasi keuangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Data dan informasi tersebut menjadi dasar dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dikelola dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD),” kata Marwan saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, penerapan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia mengharuskan setiap data pembangunan memenuhi standar yang jelas, mulai dari konsep, definisi, klasifikasi, ukuran hingga satuan yang digunakan. Standar tersebut dinilai penting agar data dapat dipertanggungjawabkan serta dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan.
Marwan menambahkan, statistik sektoral memiliki posisi strategis karena menjadi dasar penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Hasil penyelenggaraan statistik sektoral akan menjadi data kondisi awal dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan, intervensi, dan target pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan data statistik sektoral, mekanisme penginputan data melalui aplikasi E-Walidata SIPD-RI, serta implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.
Materi disampaikan Kepala Bidang Statistik Diskominfos Bombana, Nasriadi. Ia menekankan pentingnya peran setiap perangkat daerah sebagai produsen data untuk menghasilkan informasi yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai prinsip Satu Data Indonesia.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis terkait tata cara penginputan data statistik sektoral pada aplikasi E-Walidata SIPD-RI guna meningkatkan kualitas basis data pembangunan daerah.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap koordinasi antarperangkat daerah dalam pengelolaan data semakin kuat sehingga mendukung penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan.














