Scroll untuk baca artikel
EkobisHUKUM

Dukung Swasembada Pangan, Polres Bombana Bersama Lintas Sektor Gelar Tanam Jagung Kuartal IV

166
×

Dukung Swasembada Pangan, Polres Bombana Bersama Lintas Sektor Gelar Tanam Jagung Kuartal IV

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Polres Bombana bersama Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan lintas sektor menggelar penanaman jagung kuartal IV 2026 di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional melalui peningkatan luas tanam dan produktivitas jagung di daerah.

Penanaman dipimpin Kepala Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Sultra AKBP Febry Sam, S.I.K., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Bombana AKBP Irwandhy Idrus, S.I.K., M.H., CPHR., serta unsur pemerintah daerah, TNI, Bulog, dan kelompok tani.

Lahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut seluas satu hektare dan dikelola Nyameng, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sipadecengi.

Dalam pemaparannya, Kapolres Bombana menyampaikan bahwa total luas tanam jagung di Kabupaten Bombana sepanjang 2026 mencapai 53,3 hektare.

Namun, berdasarkan data pada Aplikasi Gugus Tugas, luas tanam yang telah tercatat baru mencapai 27,8 hektare.

Masih terdapat sejumlah laporan penanaman yang terlambat masuk ke dalam aplikasi. Meski demikian, laporan tersebut telah disampaikan melalui tautan pelaporan harian Polda Sultra sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan di lapangan.

Selain luas tanam, data yang dipaparkan juga mencatat luas panen jagung di Kabupaten Bombana mencapai 61,05 hektare dengan total produksi sebesar 134,8 ton sepanjang 2026.

Sejumlah laporan hasil panen juga mengalami keterlambatan input ke dalam aplikasi. Laporan tersebut tetap disampaikan melalui mekanisme pelaporan harian Polda Sultra untuk mendukung pemantauan capaian produksi jagung di daerah.

Ke depan, kata Kapolres, upaya peningkatan produksi jagung di Kabupaten Bombana akan diarahkan pada perluasan areal tanam, optimalisasi lahan potensial, peningkatan produktivitas, serta perbaikan ketepatan waktu pelaporan.

Penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog juga menjadi salah satu perhatian untuk mendukung keberlanjutan usaha petani.

Kapolres Bombana menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan Bulog.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, produksi jagung di Kabupaten Bombana diharapkan terus meningkat dan memberikan kontribusi terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bombana M. Syukri, S.I.P., yang mewakili Bupati Bombana, serta Dandim 1431 Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H.

Hadir pula perwakilan Bulog Kabupaten Bombana, Badan Pusat Statistik Kabupaten Bombana, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, jajaran Polres Bombana, penyuluh pertanian, pemerintah kelurahan dan desa, serta sekitar 50 undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *