HUKUMKesehatan

Tes Urine 50 Relawan dan Staf BGN Bombana, Seluruhnya Negatif Narkoba

20
×

Tes Urine 50 Relawan dan Staf BGN Bombana, Seluruhnya Negatif Narkoba

Sebarkan artikel ini

Rumbia, Infobombana.id – Upaya menjaga integritas dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan program pemenuhan gizi nasional terus diperkuat. Sebanyak 50 relawan dan staf di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional wilayah Kasabolo, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, menjalani tes urine sebagai bagian dari persyaratan rekrutmen tenaga kerja.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WITA di kantor SPPG Badan Gizi Nasional Kelurahan Kasabolo. Pemeriksaan berlangsung tertib dengan pengawasan aparat kepolisian dan tim kesehatan dari Polres Bombana.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala SPPG Kasabolo Novitasari, Kapolsek Poleang Muhamad Firdaus, Kasidokkes Polres Bombana Fatmawati, ahli gizi Fitriani Lamasau, akuntan Ria Agustina, asisten lapangan, mitra dapur dari Yayasan Kemala Bhayangkari Apriani Ariesta, serta puluhan karyawan dan anggota sidokkes.

Pelaksanaan tes urine ini merupakan salah satu tahapan wajib dalam proses seleksi relawan dan staf SPPG. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan seluruh personel yang terlibat dalam pelayanan pemenuhan gizi nasional bebas dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga profesionalisme kerja di sektor pelayanan publik.

Dari hasil pemeriksaan menggunakan alat tes kit, seluruh peserta yang berjumlah 50 orang dinyatakan negatif narkoba.

Kepala SPPG Kasabolo Novitasari menyebut pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen menjaga kredibilitas lembaga, mengingat tugas para relawan dan staf berkaitan langsung dengan pelayanan kebutuhan gizi masyarakat.

“Tes urine menjadi bagian penting dari proses rekrutmen agar pelayanan berjalan maksimal dan didukung tenaga kerja yang sehat serta berintegritas,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa kendala berarti. Aparat kepolisian berharap pola pengawasan semacam ini dapat terus diterapkan sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!