
Rumbia, Infobombana.id – Peringatan Hari Kearsipan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum reflektif bagi jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang tertib dan akuntabel. Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana pun menegaskan pentingnya pengelolaan arsip sebagai fondasi pelayanan publik yang profesional dan transparan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tageli Lase, S. SIT, mengatakan arsip bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bagian penting dari memori institusi dan alat kontrol dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Arsip memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan berintegritas. Karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan,” kata Tageli Lase, Selasa (24/5/2026).
Menurut dia, di tengah percepatan transformasi digital pelayanan pertanahan, penguatan sistem kearsipan menjadi kebutuhan mendasar. Seluruh dokumen pertanahan harus tersimpan dengan baik, mudah diakses, serta memiliki tingkat keamanan yang memadai guna menghindari potensi sengketa maupun kehilangan data.
Peringatan Hari Kearsipan Nasional tahun ini mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut dinilai relevan dengan upaya pemerintah dalam membangun birokrasi modern berbasis data dan teknologi informasi.
Tageli menyebutkan, pengelolaan arsip yang baik juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Dalam sektor pertanahan, arsip memiliki nilai vital karena berkaitan langsung dengan legalitas hak masyarakat atas tanah.
“Dokumen pertanahan merupakan aset negara sekaligus hak masyarakat yang harus dijaga dengan baik. Ketertiban arsip menjadi salah satu kunci terciptanya pelayanan yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jajaran Kantor Pertanahan Bombana terus didorong untuk meningkatkan budaya tertib arsip, baik dalam pengelolaan dokumen fisik maupun digital. Langkah itu sejalan dengan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis elektronik.
Melalui momentum Hari Kearsipan Nasional 2026, Kantor Pertanahan Bombana berharap kesadaran terhadap pentingnya arsip tidak hanya tumbuh di lingkungan pemerintahan, tetapi juga di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga sejarah, kepastian hukum, dan keberlanjutan pembangunan nasional.














