Scroll untuk baca artikel
InspirasiHUKUM

Ambulans Polres Bombana Berhenti di Pemakaman Doule, Ada Kisah Kemanusiaan Briptu Jamal di Baliknya

450
×

Ambulans Polres Bombana Berhenti di Pemakaman Doule, Ada Kisah Kemanusiaan Briptu Jamal di Baliknya

Sebarkan artikel ini

RUMBIA, INFOBOMBANA.ID – Sore itu, Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, tidak sedang merayakan apa-apa. Tidak ada suara kegembiraan. Yang terdengar justru tangis keluarga dan doa-doa yang dipanjatkan untuk seseorang yang telah pergi. Mendiang Rosmini (57), salah satu warga non muslim yang telah lama tinggal tepat di pusat ibukota Bombana.

Di tengah suasana itu, ambulans Polres Bombana datang. Di balik kemudi dan tugas kemanusiaan tersebut, ada Briptu Jamal. Seorang polisi muda yang hari itu tidak sedang datang untuk menangani perkara, bukan pula untuk mengatur lalu lintas. Ia datang untuk membantu sebuah keluarga yang sedang kehilangan.

Briptu Jamal merupakan anggota Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sid Dokkes) Polres Bombana sekaligus Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Rumbia.

Ia membawa ambulans Polres Bombana untuk membantu proses evakuasi jenazah warga hingga menuju pemakaman.

Namun ada satu hal yang membuat sore itu terasa berbeda. Briptu Jamal tidak langsung pulang. Ia tetap menunggu. Ia tetap membantu. Langkahnya mengikuti proses evakuasi hingga jenazah tiba di tempat pemakaman.

Bagi Briptu Jamal, mungkin itu bagian kecil dari tugasnya sebagai anggota Polri. Tetapi bagi keluarga yang sedang berduka, kehadiran seorang polisi di saat seperti itu bisa menjadi penguat ketika hati sedang tidak baik-baik saja.

“Kami hanya berusaha membantu semampu kami. Ketika ada warga yang membutuhkan, apalagi dalam suasana duka seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu,” ujar Briptu Jamal.

Tidak banyak yang bisa dilakukan ketika kematian datang. Orang-orang hanya bisa mengantar, mengangkat, menunggu, lalu melepaskan orang yang dicintai menuju peristirahatan terakhir.

Tetapi setidaknya, sore itu keluarga tersebut tidak merasa berjalan sendirian. Ada Briptu Jamal. Ada ambulans Polres Bombana. Ada seorang polisi muda yang memilih bertahan sampai tugas kemanusiaannya benar-benar selesai.

Ketika jenazah akhirnya tiba di pemakaman, ambulans itu pun berhenti. Sirenenya diam. Mesinnya berhenti. Tetapi kebaikan yang dibawa di dalamnya mungkin akan tinggal lebih lama dalam ingatan keluarga.

Sebab pada akhirnya, masyarakat mungkin tidak selalu mengingat berapa banyak perkara yang ditangani seorang polisi. Namun mereka akan mengingat siapa yang datang ketika mereka sedang kehilangan.

Dan sore itu, di sebuah pemakaman di Doule, Briptu Jamal memilih untuk datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *