
Jakarta, Infobombana.id – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin melakukan audiensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia guna membahas strategi pengembangan sektor perikanan yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu, Burhanuddin didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal KKP, Andy Artha Donny Oktopura.
Pada audiensi tersebut, Burhanuddin memaparkan berbagai potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Bombana. Menurut dia, sektor tersebut memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah apabila didukung oleh kebijakan dan program yang terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.
Ia menilai keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan menjadi tantangan tersendiri sehingga diperlukan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat, terutama dalam penyediaan sarana, infrastruktur, serta program pemberdayaan masyarakat nelayan.
“Potensi sumber daya perikanan Kabupaten Bombana sangat besar dan dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sangat dibutuhkan agar pengelolaan dan pengembangan sektor ini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Burhanuddin.
Selain memaparkan kondisi sektor perikanan daerah, Pemerintah Kabupaten Bombana juga menyerahkan sejumlah usulan program dan proposal pengembangan perikanan kepada KKP. Usulan tersebut mencakup kebutuhan sarana pendukung produksi perikanan, penguatan kapasitas nelayan, hingga pembangunan infrastruktur penunjang kawasan pesisir.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bombana yang secara langsung menyampaikan kebutuhan dan potensi daerah kepada pemerintah pusat.
Menurut dia, keterlibatan aktif kepala daerah dalam memperjuangkan sektor perikanan menjadi modal penting untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan kelautan dan perikanan di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, KKP juga memaparkan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), salah satu program strategis nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui pembangunan kawasan nelayan yang lebih modern, produktif, dan terintegrasi.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil tangkapan dan produktivitas nelayan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat rantai ekonomi perikanan, memperbaiki kualitas permukiman pesisir, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis sektor kelautan.
Burhanuddin menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung implementasinya apabila ditetapkan di wilayah Bombana.
Ia menilai karakteristik wilayah pesisir Bombana yang luas, ditopang oleh potensi perikanan tangkap dan budidaya yang besar, menjadikan daerah tersebut memiliki peluang untuk menjadi salah satu kawasan pengembangan program KNMP di Sulawesi Tenggara.
“Pemerintah Kabupaten Bombana siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih sesuai kewenangan daerah. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.
KKP juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan lahan, infrastruktur dasar, serta fasilitas pendukung lainnya guna menunjang keberhasilan program-program strategis kementerian di daerah.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bombana memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pengembangan sektor perikanan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perikanan daerah sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.















