
Konsel, Infobombana.id – Kapolres Bombana AKBP Eko Sutomo menghadiri kegiatan penelitian yang dilaksanakan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Polres Konawe Selatan (Konsel) , Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan menghimpun data dan masukan terkait operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta penguatan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan.
Tim Puslitbang Polri dipimpin Kabidgasbin Puslitbang Polri Kombes Pol Widihandoko selaku ketua tim, didampingi AKBP Indra Budi Purnomo sebagai sekretaris, Pembina Fajar Istiono, serta narasumber Dini Dwi Kusumaningrum.
Selain Kapolres Bombana, kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolres Konawe Selatan AKBP Febry Sam bersama para pejabat utama, di antaranya Kabag SDM, Kabag Ren, Kasat Reskrim, KBO Reskrim, Kanit Tipikor, serta personel dari Polres Bombana dan Polres Konawe Selatan.

Dalam kegiatan itu, Tim Puslitbang Polri melakukan wawancara terhadap penanggung jawab dan operator SPPG Polri dari masing-masing satuan. Wawancara difokuskan pada proses pembentukan SPPG mulai tahap perencanaan, pembangunan hingga operasional, termasuk jumlah penerima manfaat dan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Widihandoko kemudian menyampaikan materi terkait pengembangan organisasi Polri, khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi. Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah keberadaan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri yang kini berdiri terpisah dari Bareskrim Polri.
Dalam sesi diskusi, peserta membahas berbagai opsi penguatan struktur organisasi Kortas Tipikor di tingkat kewilayahan. Pembahasan mencakup kemungkinan pembentukan Direktorat Kortas Tipikor di tingkat Polda dan Satuan Kortas Tipikor di tingkat Polres, maupun penerapan pola satuan tugas wilayah (Satgaswil) sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
Tim Puslitbang Polri juga melakukan kunjungan langsung ke SPPG Polri Polres Konawe Selatan guna memperoleh data lapangan terkait operasional program, sarana dan prasarana pendukung, jumlah penerima manfaat, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Selain itu, tim melaksanakan survei dan wawancara terhadap personel Reserse Kriminal dan Unit Tipikor mengenai penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pembahasan mencakup kendala yang dihadapi dalam proses penyelidikan dan penyidikan, termasuk aspek dukungan anggaran dalam penanganan perkara korupsi.
Kegiatan penelitian dan pengumpulan data berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hasil penelitian tersebut akan menjadi bahan kajian Puslitbang Polri dalam merumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Polri, baik dalam penyelenggaraan program pelayanan masyarakat maupun penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah.















