RUMBIA, INFOBOMBANA. ID– Kapolres Bombana AKBP Irwandhy Idrus mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengembangkan pengetahuan serta keterampilan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMK Negeri 2 Bombana, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula SMK Negeri 2 Bombana, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, itu menjadi ruang dialog antara kepolisian dan pelajar mengenai pentingnya menjaga keamanan, membangun karakter, serta mempersiapkan masa depan.
Kapolres Bombana AKBP Irwandhy Idrus, S.I.K., M.H., CPHR., memimpin langsung kegiatan yang berlangsung pukul 08.15 hingga 09.15 Wita tersebut. Ia didampingi Kasat Lantas AKP Syahrul, S.H., Kasat Binmas Iptu Suherman, Kasat Narkoba Iptu Anakletus Mardi Wayne, S.Tr.K., serta sejumlah personel Polres Bombana.
Dalam arahannya, Irwandhy menyoroti kemudahan pelajar mengakses informasi melalui internet dan berbagai media daring. Menurut dia, kemajuan teknologi semestinya dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, menambah ilmu pengetahuan, dan mengasah keterampilan yang berguna bagi masa depan.
Ia mengajak para siswa SMK Negeri 2 Bombana untuk menggunakan waktu secara produktif dan tidak terjerumus dalam perilaku negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan konsumsi minuman keras.
Kemudahan memperoleh informasi, kata dia, perlu diimbangi dengan kemampuan memilah pengaruh yang diterima serta kesadaran untuk mengambil keputusan secara bijak.
Para pelajar juga diingatkan agar tidak sekadar mengikuti rasa ingin tahu tanpa mempertimbangkan risiko. Mencoba narkoba maupun zat berbahaya lainnya dapat membawa konsekuensi serius bagi kehidupan, pendidikan, dan masa depan.
Melalui pendekatan edukatif tersebut, Polres Bombana berharap para siswa mampu membangun pergaulan yang sehat, meningkatkan kedisiplinan, dan menjadikan pendidikan sebagai bekal untuk meraih cita-cita.
Sosialisasikan Layanan Polisi 110
Selain menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba dan pemanfaatan teknologi, Kapolres Bombana turut memperkenalkan layanan Call Center Polri 110 kepada para pelajar.
Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian maupun melaporkan peristiwa yang membutuhkan penanganan aparat. Panggilan ke nomor 110 tidak dipungut biaya.
Sosialisasi ini bertujuan agar para siswa mengetahui saluran resmi yang dapat dihubungi ketika menghadapi keadaan darurat atau mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan memahami layanan kepolisian tersebut, pelajar diharapkan tidak ragu mencari bantuan melalui jalur resmi apabila menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran polisi.

Guru Berharap Kegiatan Berlanjut
Pihak dewan guru SMK Negeri 2 Bombana menyambut baik pelaksanaan program Polisi Peduli Pendidikan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana bagi siswa untuk memperoleh informasi, edukasi, dan imbauan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung dari kepolisian.
Kehadiran polisi di lingkungan sekolah dinilai menjadi kesempatan bagi pelajar untuk memahami berbagai persoalan sosial dan pentingnya kesadaran hukum sejak dini.
Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah diharapkan dapat terus diperkuat, tidak hanya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, tetapi juga untuk mendorong penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dan pembentukan karakter generasi muda.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Bombana berupaya mendekatkan pelayanan kepolisian dengan dunia pendidikan. Upaya tersebut diharapkan turut menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendorong pelajar tumbuh menjadi generasi yang berpengetahuan, terampil, dan mampu mengambil keputusan secara bijak.














