Scroll untuk baca artikel
EkobisBirokrasi

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja, Perkuat Akuntabilitas Organisasi

122
×

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja, Perkuat Akuntabilitas Organisasi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, INFOBOMBANA.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memfinalisasi penjenjangan kinerja organisasi sebagai acuan dalam pengelolaan kinerja di seluruh jenjang organisasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja berjalan selaras. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring pada 22–23 Oktober 2026.

Pembahasan difokuskan pada penajaman penjenjangan kinerja berdasarkan sasaran strategis Kementerian ATR/BPN.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Sandra Maria Stephanie Hutabarat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, selaku tuan rumah.

 

Sambutan berikutnya disampaikan Inspektur Wilayah IV, Agust Yulian, serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian ATR/BPN juga meluncurkan Dashboard SKMPP dan Tanya Massur sebagai bagian dari pengembangan sistem informasi untuk mendukung pemantauan dan pengukuran kinerja organisasi.

Peluncuran ditandai dengan penyatuan potongan puzzle yang membentuk logo SKMPP. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pengembangan instrumen pendukung pengelolaan kinerja di lingkungan kementerian.

Pembahasan kemudian berlanjut melalui sesi diskusi dan penajaman penjenjangan kinerja dengan mengacu pada sasaran strategis Kementerian ATR/BPN. Peserta dibagi ke dalam tiga desk pembahasan untuk menelaah sasaran strategis yang menjadi dasar penyusunan penjenjangan kinerja.

Plt. Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB, Gita Aurora, turut tercantum sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Melalui proses finalisasi ini, penjenjangan kinerja diharapkan dapat menjadi acuan yang lebih terstruktur bagi setiap jenjang organisasi, sehingga perencanaan program, alokasi anggaran, pelaksanaan tugas, dan evaluasi kinerja dapat terhubung dalam satu sistem pengelolaan yang selaras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *